• Minggu, 5 Februari 2023

Jaksa Agung Ingatkan Saatnya Tinggalkan Penanganan Perkara Pola-pola & Gaya Mafia Peradilan

- Jumat, 2 Desember 2022 | 11:20 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin
Jaksa Agung ST Burhanuddin

 

 

SUARAKARYA.ID: Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan penegakan hukum yang dilakukan terhadap kasus-kasus megakorupsi selain mendapat apresiasi dan pujian juga hadangan bagaikan dua sisi mata uang itu.

Penanganan tindak pidana korupsi besar  membuat gerah para koruptor, yang saat ini terus berupaya untuk melemahkan dan merusak citra Kejaksaan melalui berbagai cara yang kita kenal sebagai  perlawanan dari koruptor (corruptors fight back).

ST Burhanuddin mencermati, bentuk perlawanan atau serangan balik oleh para koruptor ini timbul tidak hanya dari kalangan koruptor. Namun, juga para afiliasinya atau pihak-pihak yang anti terhadap pemberantasan korupsi.

“Serangan balik koruptor saat ini kian masif dilakukan melalui media konvensional maupun media digital, bentuknya pun beragam,” ungkap Jaksa Agung, Kamis (1/12/2022).

“Kita harus terus mewaspadai dan lebih berhati-hati dengan upaya yang dilancarkan oleh koruptor dan afiliasinya dalam menjegal atau melemahkan upaya pemberantasan korupsi yang saat ini digalakkan oleh Kejaksaan,” ujarnya.

Baca Juga: Rotasi Rutin Diharapkan Dapat Memutus Mata Rantai Mafia Peradilan

Dia kemudian membeberkan ciri-ciri aksi serangan balik melemahkan upaya pemberantasan korupsi tersebut. Antara lain melakukan pengalihan isu; memanfaatkan berbagai media dengan dalih kriminalisasi; menjelekkan dan merusak marwah institusi; memanfaatkan momen negatif untuk menyerang institusi dan melakukan upaya-upaya dengan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov NTB Sesalkan Aksi Anarkis Pembakaran Hotel

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:10 WIB
X