Terdakwa Putri Chandrawathi Positif Covid-19, Persidangan Akhirnya Virtual

- Selasa, 22 November 2022 | 13:42 WIB
terdakwa Putri Chandrawathi
terdakwa Putri Chandrawathi

Majelis hakim mencecar Ridwan mengenai jenis senjata apa yang digunakan oleh FS dan Bharada E saat mengeksekusi Brigadir J. Ridwan mengaku mengetahui senjata yang dipakai untuk menembak Yoshua berjenis Glock 17. Namun dirinya memastikan jumlah peluru yang masuk ada 7 butir dari total tembakan sebanyak 10 kali. "Cuma tujuh yang masuk," tutur Ridwan.

Sebelumnya, hakim menanyakan proses dilakukan setelah Brigadir J terbujur kaku di lokasi penembakan. Termasuk yang membalikkan tubuh Brigadir J yang semula tengkurap. Menurut Ridwan, tubuh Brigadir J dibuat telentang oleh tim identifikasi.

 "Jadi tahapan yang dilakukan setelah foto, sebelum melakukan tindakan, dia foto dulu. Kemudian dia melakukan pengecekan secara umum yang terlihat atas luka-luka, maka itu sebelumnya dia foto," katanya. "Kemudian dibalik untuk pengecekan luka yang dimaksud," katanya menambahkan.

"Saat olah TKP, saudara di sana?" tanya hakim. "Ya, saat itu saya berada di TKP," jawab Ridwan. "Bisa saudara gambarkan kondisi jenazah korban?" tanya kembali hakim.

Baca Juga: Saksi Bantah Ferdy Sambo Sedang PCR Waktu Kejadian Penembakan Brigadir J

"Ya saat itu, pada saat saya datang posisi mayat tertelungkup. Kemudian dibikin terlentang untuk pemeriksaan. Saat itu juga, sebelumnya dilakukan olah TKP oleh identifikasi, saya lihat maskernya memang ada Yang Mulia," jawab Ridwan.

"Dokumentasi kita itu, pada saat dia tertelungkup masker masih ada," sambungnya. Terus, katanya, tim dari identifikasi membuka masker yang masih dikenakan Brigadir J. Ketika dibuka, terlihat adanya luka di bibir serta hidung Brigadir J.

"Masker masih dipakai. Selanjutnya ada pengecekan dari anggota iden yaitu pengecekan beberapa titik luka. Termasuk maskernya itu dibuka tapi anggota iden menggunakan sarung tangan. Dibuka untuk melihat di balik masker itu dia melihat ada beberapa luka di hidung sama bibir," jelas Ridwan.

"Luka di hidung dan di bibir?" tanya hakim. "Ada bekas luka di hidung dan bibir. Tapi kita tidak lebih spesifik luka, karena hanya pengecekan awal ditutup lagi," jawab Ridwan.

"Ada berapa luka di tubuh korban?" tanya hakim. "Ada seperti luka goresan, saya lihat luka di hidung, di bibir dan dagu," jawab Ridwan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Adukan Majelis Hakim PTUN Serang ke MA dan KY

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:51 WIB
X