Pernyataan Kajari Pontianak Terkait Tak Dieksekusinya Terpidana Korupsi Ditentang Advokat

- Selasa, 22 November 2022 | 16:47 WIB
advokat Herawan Utoro
advokat Herawan Utoro

"Namun faktanya Kajari Pontianak justru memberikan keistimewaan kepada ketiga terdakwa Tipikor. Pertama untuk tidak menjalani pidananya dan kedua untuk melayani pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK),” ungkap Theresia.

Baca Juga: Buronan Terus Diburu, Terpidana Robianto Idup Tak Dieksekusi

Dia menekankan bahwa adanya permohonan PK yang diajukan ketiga terpidana tidak menangguhkan eksekusi. Kajari Pontianak harus memprioritaskan eksekusinya. Jika beralasan belum dilaksanakan eksekusi karena belum menerima salinan putusan kasasi yang lengkap adalah suatu yang tidak masuk akal. Sebab untuk melakukan eksekusi cukup dengan petikan putusan.

"Sekarang kita balik bertanya, bagaimana dengan eksekusi barang bukti Rp4,7 miliar? Kenapa itu bisa dieksekusi? Bagaimana pula dengan pengajuan PK ketiga terpidana? Ketiga terpidana itu mengajukan PK menggunakan apa?” tanya Theresia.

Panitera PN Pontianak Syuadi sendiri mengakui sudah menerima berkas Bundel A berikut salinan putusan ketiga terpidana Tipikor sejak Juni 2022. “Pihak Kejari Pontianak sendiri menangguhkan  eksekusi ketiga terpidana Tipikor menunggu putusan PK? Aturannya dari mana itu?” tanya Theresia.

“Kami akan segera ajukan protes ke Jaksa Agung, Jampidsus, Direktur Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi agar eksekusi segera dilaksanakan,” ujarnya.***

 

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Adukan Majelis Hakim PTUN Serang ke MA dan KY

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:51 WIB
X