Penyidik KPK Jebloskan ke Dalam Tahanan Bos PT WM Terkait Korupsi Pembangunan Gereja

- Kamis, 3 November 2022 | 11:40 WIB
KPK
KPK

 

SUARAKARYA.ID: Tim penyidik KPK menahan lagi satu tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua, Direktur PT Waringin Megah (WM), Teguh Anggara (TA).

Bos PT WM itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Rabu (2/11/2022). Teguh Anggara dijebloskan ke dalam Rumah Tahanan (Rutan)  Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan.

"Tim penyidik menahan tersangka TA untuk 20 hari mulai 2 November 2022 sampai 21 November 2022 di Rutan KPK Gedung Merah Putih," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Rabu (2/11/2022).

Penahanan itu bisa diperpanjang apabila masih dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan dan pemberkasan sampai akhirnya berkas kasus tersebut dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor.

Penyidik lembaga antirasuah sebelumnya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua. Dua tersangka tersebut yakni, Bupati Mimika, Papua, Eltinus Omaleng (EO), Kepala Bagian Kesra pada Setda Kabupaten Mimika, Marthen Sawy (MS). Eltinus Omaleng dan Marthen Sawy telah lebih dahulu dijebloskan ke dalam tahanan.

Baca Juga: KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Diajukan Bupati Mimika, Papua, Eltinus Omaleng

Ketiga tersangka tersebut diduga telah merugikan negara Rp21,6 miliar. Tersangka Eltinus Omaleng diduga mendapatkan jatah senilai Rp4,4 miliar dari hasil korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 tersebut.

Atas perbuatan tersebut, ketiga tersangka dipersalahkan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Adukan Majelis Hakim PTUN Serang ke MA dan KY

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:51 WIB
X