• Selasa, 7 Februari 2023

Kamarudin Simanjuntak, Bunda Brigadir J dan Keluarga Bersaksi Pekan Depan di PN Jakarta Selatan

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:29 WIB
terdakwa Richard Eliezer yang dapat perlindungan dari LPSK sebagai JC
terdakwa Richard Eliezer yang dapat perlindungan dari LPSK sebagai JC

 

SUARAKARYA.ID: Tim penasihat hukum Richard Eliezer tampak begitu bersemangat mengikuti persidangan kliennya di Pengdilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). Saking bersemangatnya mereka langsung meminta dihadirkan saksi Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal ke persidangan tiga hari ke depan.

Tentu saja majelis hakim pimpinan Wahyu Imam Santoso harus bersepakat dahulu dengan tim JPU dalam hal menghadirkan saksi. “Sesuai hukum acara saksi korban dahulu yang dimintai keterangan,” kata Wahyu.

Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso kemudian meminta jaksa penuntut umum menghadirkan 12 orang saksi pada sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Selasa (25/10/2022)  pekan depan.

“Selasa depan kami putuskan 12 orang saksi,” kata Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santoso di PN Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). Para saksi tersebut  yakni Kamaruddin Simanjuntak, Samuel Hutabarat, Rosi Simanjuntak, Mahareza Rizki, Yuni Artika Hutabarat, Devi Anita Hutabarat, Novitasari Nadea, Rohani Simanjuntak, Sangga Parulian, Roslin Simanjuntak, Indramanto Pasaribu dan Vera Mareta Simanjuntak.

Ke-12 saksi itu merupakan keluarga, pengacara, hingga pacar Brigadir Yosua. “Tolong dihadirkan ke persidangan, mengingat jarak dan waktu, kami memberikan keleluasaan sepekan kepada jaksa penuntut umum untuk bisa diperiksa,” tutur Wahyu.

Wahyu kemudian mempersilakan apakah melakukan pemeriksaan secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atau melalui daring di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Jika harus online, majelis hakim siap menyurati pihak-pihak terkait untuk tujuan tersebut.

Baca Juga: Senandung Pilu Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir Yoshua Hutabarat Alias Brigadir J

“Asas peradilan murah dan cepat tetap kita laksanakan. Untuk itu, majelis  berharap 12 saksi  ini bisa dihadirkan pada persidangan mendatang, mengingat  ada terdapat 61 saksi dalam perkara ini. Majelis hakim melihat sifatnya adalah sejenis, maka kami periksa bersamaan atau satu per satu,” jelas Hakim Wahyu.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembakaran Hotel di Lotim, Pengusaha Rugi 10 Miliar

Senin, 6 Februari 2023 | 17:51 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Sawah

Senin, 6 Februari 2023 | 17:45 WIB

Pemprov NTB Sesalkan Aksi Anarkis Pembakaran Hotel

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:10 WIB
X