• Rabu, 30 November 2022

Jaksa Agung ST Burhanuddin Ingatkan Jangan Ada Aparatnya Bermain-main di Proyek Pemerintah

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 13:47 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin
Jaksa Agung ST Burhanuddin

 

SUARAKARYA.ID: Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan kembali agar jangan ada aparat Kejaksaan yang bermain-main dengan proyek pemerintah. Apabila ternyata ada yang tak menggubris ultimatum atau peringannya maka dia akan menindak tegas sesuai perbuatannya.

Hal itu dilontarkan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat mengadakan kunjungan kerja di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang, Kejaksaan Negeri Bintan dan Kejaksaan Negeri Batam, Kamis (6/10/2022).

Jaksa Agung juga menyampaikan agar Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang berperan aktif dalam pengendalian inflasi daerah mengingat Kota Tanjung Pinang adalah kota perdagangan dan jalur distribusi logistik sehingga rentan adanya kenaikan harga-harga barang akibat krisis global.

Jaksa Agung dengan rombongan juga melakukan pemantauan di setiap bidang baik di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang dan di Kejaksaan Negeri Bintan. Burhanuddin memberikan masukan kepada setiap bidang agar bisa berkinerja lebih baik sehingga kehadiran Kejaksaan dapat dirasakan di tengah-tengah masyarakat.

"Apa yang anda kerjakan tidaklah ada artinya kalau tidak dilakukan publikasi secara terus menerus. Bukan soal pencitraan, tetapi masyarakat dan media dapat mengukur kinerja saudara-saudara sekalian dengan pengawasan. Ini yang selalu saya tekankan dalam setiap pertemuan dan kunjungan kerja," tuturnya.

Jaksa Agung dalam kunjungan kerja tersebut didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Kepala Biro Kepegawaian, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Asisten Khusus Jaksa Agung, dan Asisten Umum Jaksa Agung.

Baca Juga: Jaksa Agung ST Burhanuddin: Hukum Ada Untuk Penuhi Kemaslahatan dan Kesejahteraan Masyarakat

ST Burhanuddin yang belakangan ini disebut-sebut sebagai Bapak Restorative Justice menaruh perhatian atas perkembangan pariwisata di Kabupaten Bintan, wilayah yang dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus Logam dan diproyeksikan oleh pemerintah pusat dengan anggaran sebesar Rp 30 triliun.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X