• Rabu, 30 November 2022

Penyelundup Garmen Dituntut Lima Tahun Ditambah Denda Miliaran Rupiah

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 13:49 WIB
PN Jakarta Utara
PN Jakarta Utara

 

 

SUARAKARYA.ID: Penyelundupan masih kerap terjadi dengan berbagai modus. Selain memalsukan nama atau jenis barang yang diimpor/diekspor, ada lagi modus bahan baku impor yang setelah jadi diekspor lagi.

Namun kenyataan barang yang seharusnya dikirim ke luar kepabeanan Indonesia itu justru diselundupkan atau dimasukkan di wilayah kepabeanan Indonesia sendiri.

Begitu juga barang yang bahan bakunya dari dalam negeri kemudian masuk kawasan kepabeanan (Indonesia) dengan tujuan ekspor ke suatu negara diselundupkan pula di wilayah kepabeanan Indonesia. Akibatnya, perekonomian dan negara dirugikan dari sektor bea dan pajak.

Modus semacam itulah kurang lebih terjadi dalam kasus selundupan garmen dengan dua orang terdakwa pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rabu (5/10/2022).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Theodora Marpaung  SH MH dan Melani Simanjuntak SH MH dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara kemudian menuntut terdakwa kasus kepabeanan bernama Hafiz selama 5 tahun penjara dan terdakwa Dadang selama 3 tahun 6 bulan penjara di  PN Jakarta Utara.

Tidak hanya hukuman badan yang dibebankan kepada kedua terdakwa, melainkan juga dikenakan denda masing masing Rp1,2 miliar.

Baca Juga: Eksekutor Kejari Jakut Kirim Ke Bui Terpidana Penyelundup Mobil Mewah

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X