• Rabu, 30 November 2022

WNA Jepang yang Dideportasi Ternyata juga Fiktif Alamatnya di Jakarta Utara

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 10:23 WIB
WN Jepang dideportasi karena melanggar UU Keimigrasian  (ilustrasi )
WN Jepang dideportasi karena melanggar UU Keimigrasian (ilustrasi )

SUARAKARYA.ID: Warga Negara (WN) Jepang Naoki Sato (NS) yang dideportasi karena melanggar aturan keimigrasian, ternyata juga berbohong telah menggunakan alamat fiktif di Jakarta Utara

Hal ini diketahui dari pernyataan Gilbert Raymond, Ketua RT yang jadi tempat alamat fiktif NS di Jakarta Utara. Di alamat fiktif tersebut lengkapnya berada di Jl. Cemara Gg. 1 Blok E, No. 27 RT 02/ RW 15 Lagoa, Jakarta Utara.

 Tapi ternyata Gilbert tidak pernah mengeluarkan surat pengantar.“Saya tidak pernah mengeluarkan surat pengantar untuk pembuatan Surat Keterangan Domisili (SKD) atas nama NS, “ kata Gilbert Raymond saat dihubungi wartawan, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Pelayanan Adminduk WNI Luar Negeri Dikebut, Mendagri Serahkan KTP Digital-KK WNI di Jepang

Lebih lanjut, Raymond menerangkan, bahwa pihaknya hanya mengeluarkan surat pengantar untuk pembuatan Surat Keterangan Usaha atas nama NS. “Jadi kami memang tidak mengeluarkan surat pengantar untuk pembuatan Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) kepada NS, “ terangnya.

Menurut Raymond, orang yang mengajukan KITAS seharusnya punya KK (Kartu Keluarga), “atau paling tidak, dia tinggal selama 3 tahun berturut-turut di tempat yang sama atau dia menikahi secara sah dengan warga negara Indonesia (WNI), “ paparnya.

Baca Juga: Kemendagri Perdalam Praktik Baik Layanan dan Proteksi Data Kependudukan Jepang

Raymond menyampaikan, bahwa dirinya tidak pernah melihat NS berada di wilayah RT yang dipimpinnya. “Kalau dia berdomisili disini, seharusnya dia tampak ada seputar sini. Ini yang menjadi bukti kuat kalau dia memang tidak berdomisili disini, “ tegasnya.

Kemudian, saat wartawan mengecek KITAS NS di kantor Imigrasi Kelas 1 Jl. Boulevatd Artha Gading, Jakarta Utara, petugas juga tak menemukan identitas dimaksud. “Setelah kami cek tidak ada nama NS, “ tegas seorang petugas yang tak mau disebutkan namanya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X