Keluarga Brigadir J Apresiasi Surat Perintah Penahanan Terhadap Putri Chandrawathi

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:51 WIB
tersangka Putri Chandrawathi sebelum dimasukan ke dalam tahanan
tersangka Putri Chandrawathi sebelum dimasukan ke dalam tahanan

"Hari ini juga kami telah melaksanakan pemeriksaan terkait dengan kondisi pemeriksaan kondisi jasmani dan melakukan pemeriksaan psikologi," kata Kapolri dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Berdasarkan pemeriksaan jasmani dan psikologi, Putri disebut dalam keadaan baik. Atas hal itu, Polri memutuskan Putri ditahan untuk mempermudah penyerahan tahap kedua ke Kejaksaan Agung.

Putri Candrawathi pun mengaku ikhlas ditahan. Putri juga disebut menghormati keputusan polisi untuk menahannya.

"Meskipun kondisi ini sangat berat bagi Ibu Putri, kami semua menghargai keputusan penegak hukum terkait penahanan," kata kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah, Jumat (30/9/2022).

"Ibu Putri adalah seorang perempuan dan ibu yang memiliki anak di bawah usia 2 tahun; dan sangat ingin memenuhi kewajibannya untuk merawat dan membesarkan. Meski sangat berat, klien kami ikhlas menerima dan menghormati keputusan aparat penegak hukum," tuturnya.

Baca Juga: Tercatat 63 Napi Menyusui Dalam Bui, Bagaimana dengan Putri Chandrawathi

Kamarudin Simanjuntak selanjut mengapresiasi surat perintah penahanan PC. Walau turunnya lambat tetap saja hal itu memuaskan dahaga pencari keadilan, tidak hanya keluarga almarhum Brigadir tetapi juga masyarakat Indonesia yang sangat menginginkan tegak hukum di negeri ini.

Penahanan PC oleh Polri, kata dosen hukum pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, sudah tepat jika dilihat dari aspek keadilan dan asas persamaan hukum. “Sudah semestinya dilakukan penahanan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terlebih menjelang persidangan kasusnya di pengadilan,” katanya.

Salah satu alasannya, dengan dinyatakan berkas perkara sudah P21 itu artinya telah terpenuhi syarat formil dan syarat materil. “Dengan dimasukannya ke dalam tahanan, tugas kepolisian tuntas tinggal pelimpahan tahap dua kepada Jaksa Penuntut Umum," ujar Azmi, Jumat (30/9/2022).

Penyidik, kata Azmi, telah menilai secara profesional dan mempertimbangkan ada hal atau keadaan subjektifnya. Sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHAP termasuk adanya hak tersangka mengajukan hak penangguhan penahanan yang diatur dalam Pasal 31 KUHAP. “Semuanya berdasarkan pertimbangan yang matang. Misalnya, demi memudahkan proses pemeriksaan di persidangan pengadilan, termasuk rasa keadilan dan integritas penyidik.

“Penyidik harus profesional dan objektif dalam menjaga keseimbangan bagi korban, pelaku, termasuk negara dalam menangani perkaranya, tanpa harus terpengaruh dan dipengaruhi.  Penyidik berani bersikap tegas dalam menerapkan asas persamaan hukum dengan mencermati kasus-kasus pidana lain, dan menilainya berdasarkan pertimbangan objektif, maka ssudah sangat tepat dilakukan penahanan kepada Ibu PC," ujar Azmi. ***

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Adukan Majelis Hakim PTUN Serang ke MA dan KY

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:51 WIB
X