• Kamis, 1 Desember 2022

Residivis Kambuhan Kumat, Ratusan Gram Narkoba Diamankan Polisi

- Jumat, 30 September 2022 | 07:51 WIB
Satres Narkoba Polresta Mataram, mengamankan kurang lebih 100, 84 gram brutto sabu dan mengamankan 4 terduga pelaku . (Suara Karya/Polresta Mataram) (Polresta Mataram)
Satres Narkoba Polresta Mataram, mengamankan kurang lebih 100, 84 gram brutto sabu dan mengamankan 4 terduga pelaku . (Suara Karya/Polresta Mataram) (Polresta Mataram)

SUARAKARYA.ID: Sat Resnarkoba Polresta Mataram berhasil mengungkap kasus narkotika pada Rabu (28/9) malam sekitar pukul 21:30 Wita. Kasus pengungkapan ini dilakukan di wilayah Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Polisi berhasil mengamankan kurang lebih 100, 84 gram brutto sabu dan mengamankan 4 terduga pelaku yang berada di TKP saat penggeledahan.

"Baru saja kami mengamankan 4 terduga pelaku tindak pidana narkoba di wilayah hukum Polresta Mataram. Tiga diantaranya laki-laki dan 1 orang perempuan. Barang bukti yang diamankan berupa sabu,"ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Kamis (29/9/2022).

Pengungkapan ini lanjutnya, berkat kontribusi masyarakat yang memberikan laporan bahwa hanya di Jalan Jati Luhur, Lingkungan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram (TKP) kerap terjadi Tindak Pidana Narkotika.

Baca Juga: Transaksi Narkotika Masih Merajalela, Kurir Dituntut 12 Tahun di Dalam Bui

Tim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram menindaklanuti laporan warga tersebut dengan melakukan penyelidikan dan langsung melakukan penggeledahan dan penangkapan setelah diketahui secara jelas informasi yang diterima.

Dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa barang yang berkaitan dengan konsumsi sabu serta jual beli sabu seperti bong, pipa kaca, pipet modifikasi, alat komunikasi serta ditemukan pula narkotika jenis sabu.

"Barang-barang tersebut kemudian diamankan, dan saat ini sudah berada di Mapolresta Mataram bersama 4 terduga yang diamankan," ujarnya.

Terduga yang diamankan yakni 3  laki-laki dengan inisial IS (43) merupakan seorang residivis IH (47) dan HP (52). Sedangkan satu diantaranya perempuan berinisial S (45).

"Kesemua terduga merupakan warga kecamatan Ampenan Kota Mataram. Saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan," ucapnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X