KPK Sambut Baik Kedatangan Dr Johanis Tanak SH MHum Menggantikan Lili Pintauli Siregar

- Kamis, 29 September 2022 | 17:12 WIB
Dr Johanis Tanak SH MHum
Dr Johanis Tanak SH MHum

Johanis Tanak tidak hadir begitu saja. Dia melalui penyaringan di DPR. Dari hasil proses penghitungan suara di Komisi III DPR RI, Johanis Tanak mendapatkan suara terbanyak dibanding kandidat lain yakni, I Nyoman Wara. Johanis mendapat 38 suara anggota Komisi III DPR RI. Sedangkan I Nyoman Wara, hanya mendapatkan 14 suara.

Johanis Tanak juga diharapkan bisa meningkatkan dan menguatkan sinergi antar-aparat penegak hukum (APH). "Di mana KPK juga diamanatkan oleh Undang-Undang untuk melakukan koordinasi dan supervisi penanganan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan maupun Kepolisian," kata Ali.

Penguatan sinergi antar APH saat ini menjadi semakin solid, salah satunya melalui Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI). 

Adanya sistem tersebut membuat penanganan perkara oleh setiap APH dilakukan dengan lebih transparan sehingga publik bisa ikut memantau dan mengawasi setiap prosesnya.

"Harapannya, penanganan perkara menjadi lebih efektif dan efisien dengan tetap menjunjung prinsip-prinsip keadilan hukum," tuturnya.

Baca Juga: Komunitas Persaudaraan Buruh Samarinda Nilai Ketua KPK Firli Buhari Layak Maju Menjadi Capres

Ali mengatakan dengan telah lengkapnya komposisi lima pimpinan sesuai Undang-Undang, KPK akan segera berkonsolidasi kembali dalam langkah-langkah penguatan pemberantasan korupsi tersebut.

Johanis Tanak saat ini tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp8.911.168.628 atau Rp8,9 miliar. Johanis terakhir kali melaporkan harta kekayaannya tersebut pada 14 April 2022 saat masih menjabat sebagai Jaksa Fungsional.

Dia melaporkan memiliki aset berupa tiga bidang tanah di Karawang dan Jakarta Timur yang merupakan hasil sendiri. Juga memiliki tanah disertai bangunan di Jakarta Timur yang merupakan hasil sendiri. Aset berupa tanah dan rumah tersebut jika ditotal senilai Rp4.574.648.000 atau Rp4,5 miliar. Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah tersebut juga tercatat memiliki alat transportasi senilai Rp239 juta.

Alat transportasi Johanis berupa mobil Toyota Corolla sedan tahun 1997 senilai Rp40 juta; mobil Honda CRV Jeep tahun 2004 senilai Rp75 juta; motor Yamaha Mio tahun 2011 senilai Rp4 juta; serta mobil Willys Universal CJ7 tahun 1980 senilai Rp120 juta. Johanis juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp55 juta. Kemudian, surat berharga Rp200 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp3,8 miliar. Dengan demikian, total keseluruhan harta kekayaan berjumlah Rp8.911.168.628 atau Rp8,9 miliar.***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Adukan Majelis Hakim PTUN Serang ke MA dan KY

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:51 WIB
X