• Minggu, 4 Desember 2022

MA Kumandangkan Kembali Pakta Integritas Demi Wujudkan Peradilan Bersih Dipercaya Masyarakat

- Kamis, 29 September 2022 | 13:41 WIB
Mahkamah Agung RI
Mahkamah Agung RI

 

 

SUARAKARYA.ID: Bagai disambar petir siang bolong, terik lagi, mendengar operasi senyap lembaga antirasuah itu. Tidak ada yang tahu apa yang sesungguhnya dilakukan hakim agung SD dengan kawan-kawan. Yang pasti sungguh memprihatinkan, memalukan, mengecewakan dan menyedihkan.

Menyikapinya lebih lanjut, Ketua Mahkamah Agung (MA) M Syarifuddin mencoba merapatkan barisan bersama seluruh hakim agung karir dan adhoc bersama-sama mengingatkan atau mengumandangkan kembali pakta integritas dengan mengucapkannya bersama-sama.

Selanjutnya Sekretaris Mahkamah Agung RI, Hasbi Hasan, melalui suratnya tanggal 27 September 2022 mengundang pejabat eleselon I dan II di lingkungan Mahkamah Agung RI untuk hadir lagi-lagi mengucapkan pakta integritas, Rabu (28/9/2022).

Kegiatan yang dilakukan secara luring maupun daring tersebut sebagai wujud merespons masukan dari Ketua KPK, Firli Bahuri. Salah satunya agar melakukan pemetaan Sumber Daya Manusia dan rotasi pegawai di lingkungan Mahkamah Agung RI.

Baca Juga: Kasus OTT di MA Hakim Agung Sudrajat Dimyati Tersangka

Apa yang terjadi dan diduga dilakukan hakim agung SD dkk sungguh mengagetkan dan aib besar bagi benteng terakhir lembaga peradilan itu. Maka selain pengucapan pakta integritas, Ketua Mahkamah Agung, M Syarifuddin dan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Sunarto menginstruksikan kepada Sekretaris Mahkamah Agung, Hasbi Hasan untuk melakukan langkah-langkah taktis dan strategis demi bersih dari suap menyuap atau korupsi.

Antara lain memperkuat komitmen bersama dalam melaksanakan tugas yang berkualitas, efektif dan akuntabel serta mewujudkan pribadi yang bertanggung jawab dan bermartabat. Tidak itu saja, Sekretaris Mahkamah Agung sesuai dengan instruksi Ketua Mahkamah Agung juga memperketat protokoler dan pengawasan terhadap aparatur pengadilan, dan juga menginventarisir aparatur yang potensial melakukan penyimpangan serta sesegera mungkin melakukan rotasi dan mutasi.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X