• Senin, 28 November 2022

Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Impor Baja Diminta Transparan dan Adil

- Selasa, 27 September 2022 | 11:24 WIB
Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung

 

SUARAKARYA.ID: Penanganan kasus dugaan korupsi impor besi dan baja periode 2016-2021 diminta berbagai kalangan agar dilakukan secara transparan dan adil. Selain itu, diharapkan dituntaskan secepatnya dan secara terang benderang.

Sampai saat ini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka, yakni tiga orang tersangka perorangan dan enam tersangka korporasi.

Dari tiga tersangka perorangan itu, dua di antaranya merupakan tersangka swasta dan satu orang tersangka dari Kementerian Perdagangan.

Ketiga tersangka yakni Tahan Banurea Analis Muda Perdagangan Impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan, Taufiq, manajer PT Meraseti dan pendiri PT Meraseti berinisial BHL atau Budi Hartono Linardi.

Sementara itu, enam tersangka lainnya adalah perusahaan importir, yakni PT Bangun Era Sejahtera, PT Duta Sari Sejahtera, PT Intisumber Baja Sakti, PT Jaya Arya Kemuning, PT Perwira Aditama Sejati, dan PT Prasasti Metal Utama.

Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung harus bersikap “fair and justice” (berkeadilan) dalam mengusut kasus dugaan korupsi impor besi dan baja tersebut. Karena saat ini yang menjadi tersangka hanya bawahan dari Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Impor Besi Baja Rugikan Negara Triliunan Rupiah Segera Disidangkan

Pimpinan atau yang memerintahkan bawahannya itu sampai saat ini belum tersentuh. Padahal, para bawahan hanya menjalankan tugas atas perintah atasan. Seorang praktisi hukum yang juga aktivis antikorupsi, Selasa (27/9/2022),  juga menyoroti sikap Very Angrijono yang tidak hadir memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, pada 24 Februari dan baru bisa hadir pada 1 Maret 2022.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X