• Rabu, 30 November 2022

Penyidik KPK Kembangkan Kasus Suap SD ke Mafia Peradilan Lainnya di MA

- Minggu, 25 September 2022 | 11:33 WIB
Mahkamah Agung
Mahkamah Agung

 

SUARAKARYA.ID: Penyidik KPK terus mendalami dan mengembangkan kasus dugaan suap atau korupsi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Ada juga dugaan kasus terkait hakim agung Sudrajad Dimyati dan pegawai MA lainnya  terdapat pada beberapa perkara.

Mereka bermain di berbagai perkara itu. KPK sendiri sudah  mengantongi bukti lebih dari satu dugaan suap kepengurusan perkara. “Yang terungkap ini terkait pengurusan kasasi atas putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam Intidana baru salah satu.

Bekas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Sudrajad Dimyati dan pegawai MA lainnya diduga banyak memainkan perkara. KPK sedang mengusut perkara lain di MA. KPK juga sedang membidik mafia peradilan di lembaga yang menjadi benteng terakhir peradilan itu.

Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK akan kembali menetapkan tersangka lainnya. "Kalau ditemukan petunjuk dan dua alat bukti lainnya terkait perkara lain pula, maka KPK tentu mengusut dan menetapkannya sebagai tersangka. Semuanya didasarkan atas kecukupan alat bukti," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Sabtu (24/9/2022).

Dia menyebut KPK mempunyai beberapa keterangan dari para saksi serta bukti elektronik terkait banyaknya pengurusan perkara di MA. “KPK bakal mengembangkan kasus Sudrajad Dimyati ke dugaan suap lain di MA. Karena diduga juga ada perkara-perkara lain yang pengurusannya melibatkan orang-orang sama," ujar Alex.

Baca Juga: Menkopolhukam Mahfud MD Ingatkan Ada Hakim Jadi Mafia Peradilan

"Satu jalur pengurusannya. Ada beberapa perkara kalau dari pengembangan penyidikan, diperoleh kecukupan alat bukti, KPK tentu menentukan siapa tersangkanya," ujarnya.

Namun Alex belum bersedia membeberkan perkara apa saja yang diduga dijadikan bancakan mafia peradilan di MA. KPK tidak mau gegabah, dan masih mendalami para pihak yang diduga terlibat.

“Saat ini masih didalami penyidik. Kami belum bisa menyampaikan perkara apa saja," katanya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X