• Sabtu, 1 Oktober 2022

 Menko Mahfud MD - Lukas Enembe Pimpin Papua Anggaran Hampir Rp 500 triliun Tak Jadi Apa-Apa

- Jumat, 23 September 2022 | 19:12 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Istimewa)
Menko Polhukam Mahfud MD (Istimewa)




SUARAKARYA.ID: Menko Polhukam Mahfud MD, mengatakan sesuai laporan yang ia terima  anggaran negara hampir 500 triliun di masa dua kali Gubernur Papua  Lukas Enembe tak jadi apa-apa.

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap temuan baru dugaan kasus korupsi menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.

 Temuan tersebut terkait dugaan penyalahgunaan dan otonomi khusus (Otsus) di Papua yang mencapai triliunan rupiah.

Baca Juga: Kasus OTT di MA Hakim Agung Sudrajat Dimyati Tersangka

"Kasus Lukas Enembe, sekali lagi saya tegaskan, adalah kasus hukum, bukan kasus politik.  Dan itu atas perintah undang-undang dan aspirasi masyarakat Papua," kata Mahfud MD kepada wartawan di kampus Unisma, Kota Malang, sepeti beredar di media online Jumat (23/9/2022).

Mahfud menyebut temuan dugaan korupsi Lukas Enembe senilai Rp 1 miliar hanya merupakan bukti awal. Menyusul kemudian pemblokiran uang tunai dari rekening Lukas senilai Rp 71 miliar.

"Satu miliar itu bukti awal yang sudah menjerat dia (Lukas). Sementara dugaan korupsinya banyak sekali, ada Rp 566 miliar dan ada Rp 71 miliar kontan yang sekarang kita tahan, kita blokir," beber Mahfud.

Baca Juga: KPK  Gelar OTT Amankan  Hakim Agung Hari Ini

Selain itu, lanjut Mahfud, dana yang dikeluarkan pemerintah selama Otsus Papua cukup besar.

Jumlahnya mencapai Rp 1.000,7 triliun, yang digelontorkan sejak 2001. Zaman Lukas Enembe memimpin, jumlahnya mencapai Rp 500 triliun.

"Tidak jadi apa-apa, rakyatnya tetap miskin, marah kita ini," ujar Mahfud Md.

Negara turunkan uang sampai Rp 1.000,7 triliun melalui dana Otsus.

Baca Juga: Lirik Lagu Alosi Ripolo Dua - Bugis

Rakyatnya miskin sejak ada Undang-Undang Otsus. Sejak zaman Lukas Enembe itu Rp 500 triliun lebih, rakyatnya tetap miskin, demikian Mahfud


Sudah begitu banyak warga Papua masih mendukung Lukas Enembe. ***

Sumber: Rilis

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri : 3 Kapolda Tidak Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB

Kuasa Hukum Lianawati Surati MARI, Ini Alasannya

Kamis, 29 September 2022 | 17:07 WIB
X