• Sabtu, 1 Oktober 2022

Bersembunyi di Apartemen Mewah, Tersangka Dugaan Korupsi Rp 16,5 Miliar Dibekuk Tabur Kejari Jakut

- Kamis, 22 September 2022 | 10:18 WIB
tersangka JER saat digiring ke mobil tahanan
tersangka JER saat digiring ke mobil tahanan

 

SUARAKARYA.ID: Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menangkap tersangka dugaan korupsi Rp16,5 miliar inisial JER dari tempat persembunyiannya, Rabu (21/9/2022).

Penyergapan atau jemput paksa terhadap JER dipimpin oleh Kasi Pidana Khusus Kejari Jakarta Utara, Rolando Ritonga SH MH, di Apartemen Terrace Pakubuwono Residence, Jl Kramat 2, No.70 RT.03/01, Gunung, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang terbilang mewah.

Dalam siaran pers Kejari Jakarta Utara yang dikirimkan Kasi Intelijen M Sofyan Iskandar Alam SH, Kamis (22/9/2022),  disebutkan penangkap terhadap tersangka JER dilakukan dikarenakan tersangka sudah dilakukan pemanggilan secara patut sebanyak 3 (tiga) tetapi yang bersangkutan tidak penuhi panggilan tim penyidik pidana khusus tersebut.

Pada Rabu (21/9/2022) pukul 20.30 WIB,  tersangka digiring ke Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta utara untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik. Status JER yang masih sebagai saksi pun berubah menjadi sebagai tersangka.

Pemeriksaan terhadap tersangka JER berlangsung dengan didampingi penasihat hukum Restu Widiastuti SH.

Baca Juga: Enam Tahun Bermukim di Malang, Terpidana Tri Anis Noorbaiti Akhirnya Dibekuk Tim Tabur Kejati

Tim penyidik Pidsus Kejari Jakarta Utara menyebutkan bahwa tersangka JER diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Modal Kerja dari  Bank DKI Jakarta Cabang Kelapa Gading  ke PT Solusi Imaji Media pada tahun 2013 sebesar Rp16.500.000.000,- atau Rp16,5 miliar.

Atas perbuatannya itu, tersangka JER dipersalahkan melanggar pertama primair kesatu Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan kedua pasal 3 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri : 3 Kapolda Tidak Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB

Kuasa Hukum Lianawati Surati MARI, Ini Alasannya

Kamis, 29 September 2022 | 17:07 WIB

Waspada - Akun Wartawan Jadi Sasaran Hacker Bjorka

Kamis, 29 September 2022 | 07:14 WIB
X