• Rabu, 28 September 2022

Kamarudin Simanjuntak Ingatkan Jaksa Jangan Sampai Mengarahkan Pembuktian ke 338 KUHP

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 08:13 WIB
advokat Kamarudin Simanjuntak
advokat Kamarudin Simanjuntak

SUARAKARYA.ID: Advokat Kamarudin Simanjuntak, penasihat hukum keluarga Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, meminta kepada Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana agar benar-benar meneliti berkas perkara tersangka FS atau Irjen Ferdy Sambo, REPL, RRW dan tersangka KM.

Jangan sampai menjadi terbuka peluang untuk para tersangka terbukti hanya pasal 338 KUHP, yang ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara. Tetapi tetap berpacu pada pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang dalam berkas juga dijeratkan terhadap keempat tersangka.

“Kami ada kekhawatiran terjadi pengarahan pembuktian ke pasal 338 KUHP. Berdasarkan pengalaman sebagai lawyer, hal-hal semacam yang saya khawatirkan ini bisa saja terjadi di Kejaksaan. Maka, kami akan terus mengawalnya,” ujar Kamarudin Simanjuntak di Jakarta, Jum'at (19/8/2022).

Baca Juga: Kamarudin Berharap Setiap Penghalang Penyidikan Ditetapkan Saja Sebagai Tersangka 

Sebagaimana diketahui, Jampidum Kejaksaan Agung telah menerima pelimpahan berkas perkara (Tahap I) dari Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri atas nama 4 (empat) orang tersangka masing-masing 1. tersangka FS, dengan berkas perkara nomor: BP/31/SUBDIT I/VIII/2022/DIT-TIPIDUM tanggal 19 Agustus 2022; 2. tersangka REPL dengan berkas perkara nomor: BP/30/SUBDIT I/VIII/2022/DIT-TIPIDUM tanggal 19 Agustus 2022.

Berikutnya 3 tersangka RRW dengan berkas perkara nomor: BP/32/SUBDIT I/VIII/2022/DIT-TIPIDUM tanggal 19 Agustus 2022; 4. tersangka KM dengan berkas perkara nomor: BP/33/SUBDIT I/VIII/2022/DIT-TIPIDUM tanggal 19 Agustus 2022.

Keempat tersangka ini dalam berkasnya  dipersalahkan melanggar Pasal 340 KUHP jo. Pasal 338 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 56 ke-1 KUHP. Pasal 340 KUHP ancaman maksimalnya pidana mati, seumur hidup atau sedikitnya 20 tahun penjara.

Berkas perkara para tersangka ini akan dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti (Jaksa P-16) yang telah ditunjuk sebelumnya. Mereka dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari untuk menentukan apakah berkas itu dapat dinyatakan lengkap atau belum secara formil maupun materiil (P.18).

Baca Juga: Kamarudin Simanjuntak Berharap Ditetapkan Tersangka Berikutnya Aktor Intelektual Kasus Pembunuhan Sadis

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi  Minta  Lukas Enembe  Hormati Hukum

Selasa, 27 September 2022 | 18:38 WIB

Ledakan di Sukoharjo  Seorang Polisi Berlumuran Darah

Senin, 26 September 2022 | 13:19 WIB
X