• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kejaksaan Agung Silakan KPK Periksa Tersangka SD alias Apeng di Gedung Bulat Jampidsus

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:39 WIB
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr Ketut Sumedana
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr Ketut Sumedana

 

SUARAKARYA.ID: Kejaksaan Agung menyilakan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng terkait kasus dugaan korupsi lainnya yang disangkakan terhadap Apeng, bahkan sampai konglomerat itu dimasukan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr Ketut Sumedana mengatakan hal itu menanggapi kehadiran penyidik KPK di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (15/8/2022), untuk menjemput Surya Darmadi yang buronannya.  Namun berkat koordinasi antara tim penyidik Kejaksaan Agung dengan tim penyidik KPK tidak terjadi miskomunikasi.

Kejaksaan Agung mendukung dan memberikan akses seluas-luasnya bagi KPK untuk melakukan pemeriksaan guna menuntaskan kasus SD alias Apeng di KPK,” kata Ketut Sumedana, Selasa (16/8/2022).

Kejaksaan Agung malah menyiapkan tempat bagi KPK jika mau memeriksa SD di Kejaksaan Agung. “Kalau pemeriksaan KPK dilaksanakan di Gedung Bundar pada Jampidsus Kejaksaan Agung, silakan, ada tempatnya,” ujar Ketut Sumedana menawarkan.

Kejaksaan Agung sendiri, kata Ketut Sumedana, menahan tersangka SD guna mengakselerasi pemberkasan dan penuntasan perkara, baik yang ditangani Kejaksaan Agung maupun KPK. ”Tersangka SD akan diperiksa pada Kamis (18/8/2022) di Gedung Bundar pada Jampidsus,” tuturnya.

Baca Juga: Tim Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung Blokir Rekening & Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi SD

Ketut Sumedana menyebutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ahli masih berlangsung. “Begitupun dengan pelacakan aset milik tersangka dan perusahaan masih dilakukan, di dalam negeri maupun di luar negeri,” ungkapnya.

Kongkolemerat Surya Darmadi terseret dua kasus dugaan korupsi ditangani Kejaksaan Agung dan KPK. Di Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi pencaplokan kawasan hutan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, yang ditaksir merugikan keuangan Negara Rp 78 triliun. Apeng dijerat bersama tersangka bekas Bupati Indragiri Hulu Raja Thamrin Rachman (RTR).

Masih terkait kasus dugaan korupsi libatkan Surya Darmadi alias Apeng dan RTR, tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung memeriksa Direktur PT Palma Satu sekaligus PT Panca Agro Lestari dan PT Seberida Subur inisial TTG.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri : 3 Kapolda Tidak Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB

Kuasa Hukum Lianawati Surati MARI, Ini Alasannya

Kamis, 29 September 2022 | 17:07 WIB

Waspada - Akun Wartawan Jadi Sasaran Hacker Bjorka

Kamis, 29 September 2022 | 07:14 WIB
X