Tanya Kapolri, Jokowi Ogah Komentari Lagi Update Kasus Kematian Brigader J

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:22 WIB
Presiden Jokowi minta tanya ke Kapolri terkait update kasus kematian Brigadir J. (Tangkapan layar YouTube )
Presiden Jokowi minta tanya ke Kapolri terkait update kasus kematian Brigadir J. (Tangkapan layar YouTube )

Karena itu, Boerhanuddin mengaku heran dengan terbitnya pencabutan surat kuasa dirinya dan Deolipa Yumara sebagai pengacara Bharada E.

Surat Pencabutan Kuasa tertanggal 10 Agustus 2022 yang ditandatangani Bharada E, tersangka kasus kematian Brigadir J terhadap dua kuasa hukumnya Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanudin, beredar di kalangan wartawan.

Baca Juga: Karya Anak Bangsa, BMI Peroleh Banyak Dukungan untuk Produksi Motor Listrik

Gugat Negara

Dalam tayangan video di sejumlah televisi nasional, Deolipa Yumara menyampaikan, dirinya menjadi kuasa hukum Bharada E sesuai permintaan negara, Bareskrim cq Polri.

Untuk itu, dia akan meminta bayaran sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan sebagai fee, yakni sebesar Rp25 triliun.

Apabila negara tidak sanggup membayar tuntutan tersebut, pihaknya akan membawanya ke pengadilan perdata.

Menurut Deolipa, Polri yang memintanya menjadi kuasa hukum Bharada E. Untuk itu sudah sepatutnya dapat menyelesaikan kerja sama secara bertanggung jawab.

Baca Juga: Chair SOM G20 Culture, Orkestra Pendanaan Global untuk Kebudayaan Berlanjut

Lebih jauh Muhammad Burhanudin menduga, ada skenario tertentu di balik pencabutan kuasa Bharada E terhadap mereka berdua.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X