• Senin, 26 September 2022

Jauh dari Iran Menjadi Kurir Shabu di Jakarta, Akhirnya Harus Meringkuk di Bui Selama 17 Tahun

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:51 WIB
PN Jakarta Utara
PN Jakarta Utara

 

SUARAKARYA.ID: Dua lelaki itu datang dari jauh, Iran, ke Indonesia (Jakarta). Tidak ada yang dikenal di sini (Jakarta), keahlian pun tidak ada pula. Tetapi hal itu tak menghalangi Muhammad Reza dan Abduros, kedua warga negara Iran tersebut, untuk datang ke Indonesia (Jakarta).

Sayangnya keberadaan mereka di Jakarta tidak untuk kegiatan positif, melainkan melakukan aktivitas negatif; melakukan tindak kejahatan narkotika yang bisa menghancurkan masyarakat Indonesia, terutama generasi mudanya.

Hal itu terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Kamis (11/8/2022), pimpinan Adam Riyanto Pontoh SH MH, hakim anggota Sutadji SH MH dan Lebanus Sinurat SH MH. Majelis hakim tersebut akhirnya menjatuhkan hukuman selama 17 tahun penjara terhadap dua terdakwa Warga Negara Asing (WNA) Iran tersebut.

Majelis hakim menyebutkan, terdakwa I Muhammad Reza dan terdakwa II Abduros dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar hukum sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doni Boi Panjaitan SH MH. Yaitu meelanggar Pasal 114 ayat 2 Undang Undang tentang Narkotika.

Baca Juga: Empat Sindikat Narkotik Dituntut 16 Tahun Sampai Pidana Mati

Dalam amar  putusan majelis hakim disebutkan bahwa sependapat dengan pembuktian JPU atas perbuatan tindak pidana sebagai perantara yang dilakukan kedua terdakwa. Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi, alat bukti dan barang bukti shabu atau kristal putih yang ditemukan aparat Kepolisian Satuan Narkoba di kamar apartemen kedua terdakwa di Kecamatan Pademangan Jakarta Utara.

Keterangan saksi-saksi itu bersesuaian keterangan kedua terdakwa  bahwa keduanya mendapat titipan barang berupa narkotik dari seseorang bernama Hamid, belum dapat dibekuk polisi hingga statusnya disebutkan sebagai buron.

Barang bukti kristal putih atau shabu kurang lebih dua (2) sisa dari kg dari 5 kg (tiga kilogram  sudah didistribusikan) merupakan titipan dari seseorang yang belum tertangkap.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ledakan di Sukoharjo  Seorang Polisi Berlumuran Darah

Senin, 26 September 2022 | 13:19 WIB

Kasus OTT di MA Hakim Agung Sudrajat Dimyati Tersangka

Jumat, 23 September 2022 | 07:27 WIB
X