• Senin, 3 Oktober 2022

Putri Cadrawathi Istri Irjen Pol Ferdy Sambo  Kurang Kooperatif Terkait Pembunuhan Brigadir J

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 05:41 WIB
Putri Chandrawathi Tidak Kooperatif Soal Pembunuhan Brigadir J di Rumahnya (Istimewa)
Putri Chandrawathi Tidak Kooperatif Soal Pembunuhan Brigadir J di Rumahnya (Istimewa)



SUARAKARYA.ID: Putri Candrawathi, istri Irjen Pol Ferdy Sambo mantan Kadiv Humas tak kooperatif. Terkait memberikan keterangan soal apa yang ia saksikan ketika terjadi pembunuhan Brigadir J di rumahnya beberapa pekan kalu.

Putri Candrawathi, membuat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kesulitan menjalankan tugas terkait perlndungan saksi.

Putri Candrawathi yang terkesan tertutup itu membuat "LPSK merasa,  memang kurang kooperatif ibu ini.

Baca Juga: Pembunuhan Keji Brigadir J Diatur Irjen Pol Ferdy Sambo

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo dalam keterangam Persnya di Jakarta Rabu (10/8/2022), mengatakan LPSK telah dua kali bertemu langsung dengan Putri untuk melakukan asesmen dan investigasi terkait dengan kasus kematian Brigadir J.

Namun, dari dua pertemuan itu, Putri tidak memberikan keterangan apa pun kepada LPSK.


Terakhir, LPSK memeriksa Putri di kediaman pribadi di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Selasa.

Baca Juga: Lirik Lagu Serumpun Padi - R Maladi

Karena itu, jika Putri Candrawathi tetap tidak kooperatif, besar kemungkinan LPSK akan membatalkan permohonan perlindungan yang telah diajukan beberapa waktu lalu.

Hasto mengatakan, apabila nanti permohonan perlindungan yang diajukan ditolak LPSK dan sewaktu-waktu yang bersangkutan ingin kembali mengajukan permohonan perlindungan, hal tersebut masih memungkinkan dilakukan.

"Kalau misalnya suatu saat Ibu P (Putri Candrawathi) ini merasa masih memerlukan perlindungan, ya bisa ajukan lagi," ujar Hasto.

Baca Juga: Lirik Lagu Jembatan Merah - Gesang

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI meminta dukungan dari Komnas Perempuan untuk penyelidikan dan pendalaman dalam mengusut kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa istri Irjen Polisi Ferdy Sambo.

"Kami meminta kesediaan Komnas Perempuan untuk membantu dan mendukung proses penyelidikan dalam mengungkap masalah ini," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Taufan menegaskan pelibatan dan dukungan dari Komnas Perempuan dalam rangka mengedepankan standar hak asasi, norma hak asasi, dan sensitivitas terhadap korban agar bisa dipenuhi.

Jadi pada prinsipnya ibu Putri harus kooperatif dalam proses ini. Sesuai aturan LPSK, demikian Hasto  ***

 

Sumber: Rilis

Baca Juga: Indonesia Jaya - Liliana Tanoesoedibyo

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua DPR Minta Peristiwa Kanjuruhan Diselidiki

Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:51 WIB

Kapolri : 3 Kapolda Tidak Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB
X