• Rabu, 7 Desember 2022

Masih Bebas Meski Terbukti Bersalah oleh MA Atas Kasus Suap, Warga Laporkan Walikota Malang Sutiaji ke KPK

- Kamis, 28 Juli 2022 | 09:05 WIB
Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme Kota Malang yang dimotori H Abdullah  datang ke gedung KPK di Jl Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 13.30 WIB (Ist)
Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme Kota Malang yang dimotori H Abdullah datang ke gedung KPK di Jl Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 13.30 WIB (Ist)

SUARAKARYA.ID: Walikota Malang Sutiaji dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap kepada anggota DPRD untuk pengesahan APBD perubahan tahun 2015 oleh sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme Kota Malang.

Rombongan warga Malang yang dimotori H Abdullah ini datang ke gedung KPK di Jl Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung mendatangi Ruang Pengaduan Masyarakat.

Dalam kasus tersebut Walikota Malang Sutiaji terbukti memberi suap ke beberapa anggota DPRD Kota Malang dengan jumlah bervariasi dari 700 juta hingga 5.5 milyar rupiah untuk menggolkan pengesahan APBD perubahan dan sejumlah proyek Pemkot lainnya.

Baca Juga: CCTV di Rumah Irjen Ferdy Sambo Ungkap Brigadir J Tewas Bukan di Magelang

Bahkan kasus suap yang dilakukan oleh politisi partai Demokrat ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau incracht berdasarkan keputusan Mahkamah Agung nomor 131 /Pid Sus-TPK/2018/PN-SBY.

"Kami warga Malang merasa gerah karena Walikota Sutiaji yang jelas-jelas terbukti telah memberi suap kepada anggota DPRD sesuai keputusan MA yang sudah incracht tapi masih dapat bebas tanpa tersentuh hukum sama sekali” ujar H Abdullah di Gedung KPK, Rabu (27/7/2022).

Berdasarkan kondisi ini warga Malang meminta KPK untuk segera memeriksa kembali kasus yang melibatkan Sutiaji, agar Walikota Malang periode 2018-2023 ini segera dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami meminta KPK segera menyelidiki kasus suap yang melibatkan Walikota Malang agar yang bersangkutan mendapat hukuman sesuai perbuatannya” H Abdullah menambahkan.

Baca Juga: Bertemu di Tokyo, Presiden Jokowi dan PM Kishida Saling Puji dan Apresiasi

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kantongi Sabu, Petani Sumbawa Diringkus

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:56 WIB
X