• Rabu, 7 Desember 2022

Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kejaksaan Terus Menunjukan Tren Positif

- Minggu, 24 Juli 2022 | 18:59 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Kejaksaan RI yang belakangan ini menampilkan kebijakan-kebijakan berkeadilan dan berkebenaran yang merakyat mendongkraknya terus mendapatkan tren positif dalam tingkat kepercayaan masyarakat. Hal itu sesuai dengan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menunjukan  tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa mencapai 70 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menyebutkan survei dilakukan dalam rentang 27 Juni hingga 5 Juli 2022 dengan menempatkan 1.206 responden. “Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga, Kejaksaan ada di posisi empat besar, berada di belakang TNI, Presiden dan Polri,” katanya saat memaparkan hasil survei bertajuk Persepsi Publik Terhadap Penegakan Hukum, Tugas Lembaga-Lembaga Hukum, dan Isu-Isu Ekonomi secara virtual di Jakarta, Minggu (24/7/2022).

Menurut Djayadi, ada peningkatan yang cukup signifikan terkait tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Jika pada Mei 2022 angkanya baru menyentuh 64 persen, memasuki awal Juli 2022 menjadi 70 persen.

Dari tiga lembaga penegak hukum, hanya Kejaksaan yang mengalami peningkatan. Polri, misalnya, tak berubah di angka 72 persen. KPK lagi lagi,  justru mengalami penurunan jika dibandingkan temuan Mei 2022. “Jika pada Mei lalu tingkat kepercayaan publik KPK berada di angka 66 persen, kini menjadi 63 persen,” ungkap Djayadi.

Baca Juga: Jelang HBA Ke-62, Kejaksaan RI Peroleh Penghargaan The Most Popular State Institution

Selain LSI, survei Indikator Politik Indonesia juga menemukan peningkatan tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa. Jika pada April 2022 angkanya 70,2 persen, terjadi peningkatan menjadi 74,5 persen pada Juni 2022. Serupa LSI, tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Kejagung, dalam temuan Indikator, juga menempatkan Korps Adhyaksa di peringkat keempat, setelah TNI, Presiden, dan Polri.

Survei turut mencatat beberapa alasan mengenai tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Menurut Djayadi, 66 persen masyarakat menilai kejaksaan berhasil menjebloskan koruptor ke pengadilan. Selanjutnya, ada 61 persen masyarakat yang menilai kejaksaan mampu membuktikan seseorang melakukan tindak pidana korupsi di pengadilan. “Ada juga masyarakat yang mengapresiasi kemandirian atau netralitas jaksa dari suap atau tekanan dari kelompok masyarakat, termasuk pengusaha,” ungkap Djayadi.

Baca Juga: Penyidik Kejaksaan Agung Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi PT Duta Palma Group

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kantongi Sabu, Petani Sumbawa Diringkus

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:56 WIB
X