• Senin, 26 September 2022

Tiga Pejabat Kementerian Keuangan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Impor Baja

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:45 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung mengebut melengkapi berkas pemeriksa kasus dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016 s/d 2021. Setelah sebelumnya memeriksa sejumlah saksi, Selasa (19/7/2022), tiga saksi  diperiksa lagi untuk tersangka TB, tersangka T, dan tersangka BHL.

Saksi THS diperiksa selaku Kepala Bagian Hukum Pajak, Cukai dan Evaluasi Regulasi pada Sekretariat Jenderal Biro Hukum Kementerian Keuangan RI. Pemeriksaannya  untuk menerangkan regulasi terkait impor baja dan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sehubungan dengan impor baja. Saksi BS selaku Kepala Bagian Hukum Kekayaan Negara dan Informasi Hukum pada Sekretariat Jenderal Biro Hukum Kementerian Keuangan RI. Dia diperiksa untuk menerangkan regulasi terkait impor baja dan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sehubungan dengan impor baja.

Saksi DW diperiksa selaku Analis Perdagangan Ahli Muda Fungsional Tertentu pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI. Dia dimintai keterangan terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016 sampai dengan tahun 2021

“Pemeriksaan saksi ketiga pejabat Kementerian Keuangan itu dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr Ketut Sumedana, Rabu (20/7/2022).

Baca Juga: Enam Korporasi Menjadi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Impor Baja

Sebelumnya, bekas Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Kementerian Perdagangan) Kemendag inisial IWW, yang berstatus tersangka terkait kasus dugaan korupsi ekspor minyak goreng, diperiksa tim penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi impor baja dan turunannya pada 2016-2021, Senin (18/7/2022).

Status IWW dalam hal ini masih sebagai saksi. Namun tentu saja tidak tertutup kemungkinan terjadi peningkatan status menjadi tersangka. Tergantung hasil penyidikan atau keterangan saksi-saksi.

IWW telah ditetapkan sebagai tersangka kasus lain yaitu terkait dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak goreng.

Selain bekas Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag,  IWW, penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung juga memeriksa lima orang saksi  terkait dugaan korupsi sama.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

Kasus OTT di MA Hakim Agung Sudrajat Dimyati Tersangka

Jumat, 23 September 2022 | 07:27 WIB

KPK  Gelar OTT Amankan  Hakim Agung Hari Ini

Kamis, 22 September 2022 | 20:25 WIB
X