• Selasa, 29 November 2022

Gercep Tahapan Pemilu, Polda Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu

- Rabu, 13 Juli 2022 | 19:42 WIB
Rakor penanganan pelanggaran tindak pidana Pemilu  (Sadono )
Rakor penanganan pelanggaran tindak pidana Pemilu (Sadono )

SUARAKARYA.ID : Bertempat di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. M Fadil Imran  memimpin Rapat Koordinsi dengan Bawaslu DKI Jakarta dan Kejati DKI Jakarta terkait Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu 2024. Rabu, (13/7/2022)

Fadil Imran mengatakan, pihaknya harus  baru saja melakukan rapat koordinasi lebih tepatnya konsolidasi awal antara komponen yang menjadi unsur dalam penegakan hukum terpadu pelanggaran Pemilu 2024.

Baca Juga: Pemilu 2024> Presiden Jokowi Minta Para Menteri Fokus Bekerja

"Mewakili Kajati DKI Jakarta Dr. Patricia Wijaya Wakil Kajati DKI Jakarta Kemudian Ketua Bawaslu DKI Jakarta M. Jufri tentunya pertemuan pada sore hari ini bertujuan untuk menginventarisir, mengidentifikasi sejak dini. Hal-hal yang perlu dipersiapkan mulai dari personel, latihan kemudian material dan logistik yang diperlukan agar penyelenggaraan tahapan Pemilu ini bisa berjalan dengan kualitas yang semaksimal mungkin. “ucap Fadil.

Baca Juga: Kapolda Metro: Tidak Sekedar Dapat Kepercayaan, Tapi Tingkat Kepercayaan Rakyat Harus Tinggi Kepada Polisi

Lebih Lanjut Acara ini juga dihadiri oleh elemen dari Bawaslu DKI termasuk Bawaslu Kotamadya dari Kejati dari teman-teman jaksa penuntut tentunya dengan seluruh Kejaksaan Negeri jajaran dan dari POLRI dari Ditreskrimum Kemudian dari Ditreskrimsus dan penyidik dari Subdit Kamneg serta Kasatserse jajaran

"Saya kira ini rekan-rekan tidak ada isu-isu yang krusial lebih kepada early warning supaya Kami lebih siap dalam mengawal pemilu yang lebih berkualitas. “tutup Fadil”

Baca Juga: Kapolda Metro: Kita Harus Punya Moral Kompas, Lurus Tidak Ada Yang Belok Belok

Sementara itu Ketua Bawaslu DKI Jakarta M Jufri mengatakan pihaknya harus gerak cepat (gercep) melakukan koordinasi lebih dini dalam rangka persiapan dalam mengawasi dalam melakukan tindak pidana Pemilu karena tahapan Pemilu sudah mulai berjalan sudah dilakukan pendaftaran partai politik di akhir tahun ini dan tidak menutup kemungkinan di bulan ini akan ada pelanggaran Pemilu, karena nantinya akan ada verifikasi partai politik kemudian verifikasi faktual dan itu semua kami lakukan bersama dengan teman-teman Dari pihak Kepolisian dan Kejati mempersiapkan diri dalam mengawali persiapan dan penanganan tindak pidana Pemilu. “kata M. Jufri.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X