• Sabtu, 24 September 2022

Kasus Penembakan Ajudan Kadiv Propam, ICK: Penyidik Harus Transparan dan Presisi, Hadirkan Saksi Mahkota

- Selasa, 12 Juli 2022 | 15:09 WIB
Brigadir J yang ditemukan tewas setelah baku tembak di rumah pejabat Polri di Duren Tiga Jaksel  (Istimewa )
Brigadir J yang ditemukan tewas setelah baku tembak di rumah pejabat Polri di Duren Tiga Jaksel (Istimewa )

SUARAKARYA.ID : Peristiwa baku tembak dua anggota ajudan Kepala Divisi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadiv Propam Polri), Irjen Pol Ferdy Sambo, di Perumahan Dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022), pukul 17.00 WIB, penyelidik diharapkan ungkap profesional dan Presisi.

Tanpa ada yang ditutup tutupi hingga diakhir penyidikan terang benderang tidak menjadi fitnah.

"Untuk itu, saksi mahkota ikhwal terjadinya baku tembak harus dihadirkan dan di buka secara profesional dan Presisi, hingga pasca pembunuhan itu tidak menjadi fitnah berkepanjangan," ungkap Ketua Presidium Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK), Gardi Gazarin dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Ketua Presidium Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) Gardi Gazarin (Dokumentasi )

Dikatakan Gardi Gazarin, penyidik harus memegang teguh independensi dalam rangka mendukung konsistensi penegakkan hukum. Insiden penembakan antar oknum aparat seragam coklat kategori kasus pembunuhan menonjol ini telah menodai citra HUT ke 76 Bhayangkara. Apa lagi akhir-akhir ini Polri berlomba lomba naikkan rating kinerja. Di sisi kerap mendapat apresiasi dan prestasi berbagai bidang terkait penegakan Kamtibmas.

Baca Juga: ICK: Efek Jera Copot Jabatan dan Sanksi Pidana Oknum Terlibat Kasus Narkoba

"Polri sebagai ujung tombak Kamtibmas NKRI wajib dijaga dan ditingkatkan karya tugas d lapangan yang selalu di banggakan masyarakat dalam situasi saat ini menjadi andalan penegakan hukum. Seyogyanya penembakan ini tentu ada penyebab utamanya, harus dibuka ke publik sesuai fakta, termasuk dugaan pelecehan hingga terjadi baku penembakan. Selain idependen tim forensik periksa visum kondisi luka hingga kondisi senjata api masing masing pengawal yang terlibat apa gunakan standar Polri termasuk CCTV yang dapat digunakan sebagai bukti terjadinya peristiwa tersebut," kata Gardi Gazarin.

Baca Juga: Humas Polri: Propam Polri Selidiki Penembakan Sesama Anggota Polri Di Perumahan Pejabat Polri

Sebagaimana peristiwa yang terjadi di rumah dinas petinggi Polri, baku tembak kedua ajudan Kadiv Propam Polri berakhir dramatis tewasnya, Brigpol Nopryansah Yosua oleh rekannya Barada Pol E.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus OTT di MA Hakim Agung Sudrajat Dimyati Tersangka

Jumat, 23 September 2022 | 07:27 WIB

KPK  Gelar OTT Amankan  Hakim Agung Hari Ini

Kamis, 22 September 2022 | 20:25 WIB

ICW Desak KPK Jemput Paksa Gubernur Papua Lukas Enembe

Kamis, 22 September 2022 | 15:03 WIB

Surat  Terbuka Bangsa  Seram - Maluku Berduka

Kamis, 22 September 2022 | 05:43 WIB
X