• Rabu, 28 September 2022

Tewas Mencurigakan, Indonesia Police Watch Desak Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Dan Berhentikan Irjen Ferdy

- Senin, 11 Juli 2022 | 18:03 WIB
Brippol Nopriansyah yang tewas tertembak sesama anggota Polri. (Inilah.com)
Brippol Nopriansyah yang tewas tertembak sesama anggota Polri. (Inilah.com)

 

SUARAKARYA.ID : Tewasnya Brigadir Polisi Nopryansah Yosua Hutabarat masih menjadi teka-teki. Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membentuk tim independen untuk mengusut tuntas kasusnya.

Nopryansah Yosua ditembak oleh sesama anggota polisi di sebuah rumah di kawasan Jakarta yang diduga milik Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.Korban merupakan ajudan Irjen Ferdy Sambo. Saat ini jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.

Baca Juga: Maling Motor Makin Marak Di Tengah Pandemi, Polisi Tembak Pelakunya
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mengalami luka tembak sebanyak empat lubang di tubuhnya.

Tak cuma luka tembak, korban juga mengalami luka sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh lainnya. Namun sayangnya pihak keluarga belum mengetahui permasalahan yang dialami Nopryansah, begitu juga dengan siapa pelaku penembakan tersebut.

Baca Juga: Refleksi Hari Bhayangkara, Ketua IPW: Budaya Menyimpang Anggota Harus Dibabat Habis

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Pencari Gabungan Pencari Fakta atas tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat.
Hal ini untuk mengungkap apakah meninggalnya korban penembakan terkait adanya ancaman bahaya terhadap Kadivpropam Irjen Ferdy Sambo atau adanya motif lain.

Oleh karena itu, kata Sugeng, pimpinan tertinggi Polri harus menon-aktifkan terlebih dahulu Irjen Ferdy Sambo dari jabatan selaku Kadiv Propam.

Baca Juga: Hadapi Nikita Mirzani, IPW Minta Polresta Serang Tidak Boleh Kalahe

Alasannya, pertama, Irjen Ferdy Sambo adalah saksi kunci peristiwa yang menewaskan ajudannya tersebut. Hal tersebut, agar diperoleh kejelasan motif dari pelaku membunuh sesama anggota Polri.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi  Minta  Lukas Enembe  Hormati Hukum

Selasa, 27 September 2022 | 18:38 WIB

Ledakan di Sukoharjo  Seorang Polisi Berlumuran Darah

Senin, 26 September 2022 | 13:19 WIB
X