• Sabtu, 1 Oktober 2022

BPCB Menetapkan 1 Tersangka Kasus Perusakan Tembok Bekas Keraton Kartasura

- Rabu, 29 Juni 2022 | 21:10 WIB
Tembok bekas Keraton Kartasura yang dijebol untuk akses pintu  (Endang Kusumastuti)
Tembok bekas Keraton Kartasura yang dijebol untuk akses pintu (Endang Kusumastuti)

Saat ini pemeriksaan masih terus dilanjutkan, saat ini baru 1 tersangka yang ditetapkan. Pelaku perusakan tembok BCB tersebut menurut Deny bisa dikenakan kurungan 1 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

"Kami juga meminta keterangan saksi ahli arkeologi. Nanti akan memanggil saksi ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) Arkeolog. Kami juga akan memanggil Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupatem Sukoharjo," paparnya.

Baca Juga: Ini Dia Mahasiswa Berprestasi UMS Penerima Berbagai Penghargaan Bidang Akademik Penalaran

Kuasa Hukum MK, Bambang Ary Wibowo membenarkan penetapan kliennya sebagai tersangka oleh PPNMS BPCB.

"Benar MK sudah ditetapkan sebagai tersangka. MK itu singkatan dari  Muhammad Kosim Burhanudin. Pak Burhanudin merupakan pemilik lahan dan sudah ditetapkan sejak Kamis 2 minggu lalu,"  jelas Bambang.

Atas penetapan tersangka tersebut, selaku kuasa hukum pihaknya langsung mengajukan penangguhan penahanan. Saat ini MK hanya dikenai wajib lapor setiap hari Kamis ke BPCB Jateng.

"Tidak boleh ke luar kota. Tapi kondisi klien kami biasa saja. Beliau juga sudah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kami,"  katanya.

Baca Juga: Mengaku Disiksa Dan Tak Diberi Gaji, Asisten Rumah Tangga Mengadu Ke Komnas Perempuan

Bambang mengatakan selama ini kliennya selalu kooperatif dengan penyidik. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, MK sudah dipanggil 2 kali untuk menjalani pemeriksaan.

Untuk langkah selanjutnya, pihaknya masih menunggu proses selanjutnya. Bambang mengatakan proses hukum yang berjalan masih lama. Pihaknya juga telah mengambil data-data dan foto-foto terkait kasus tersebut. 

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Terkini

Kapolri : 3 Kapolda Tidak Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB

Kuasa Hukum Lianawati Surati MARI, Ini Alasannya

Kamis, 29 September 2022 | 17:07 WIB
X