• Selasa, 16 Agustus 2022

Ade Yasin, Adik, Segera Diadili, Rachmat Yasin, Kakak, Tengah Didalami Keterlibatannya

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:54 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Adik (Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin) segera menjalani persidangan kasus suap yang membelitnya, sementara kakak bekas Bupati Bogor Rachmat Yasin bakal menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa setelah berkas penyidikan dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021 yang menjerat Ade Yasin telah dinyatakan telah lengkap atau memenuhi syarat untuk disidangkan. Selain berkas Ade Yasin, penyidik juga telah melengkapi berkas penyidikan tersangka lainnya Sekdis PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT). Keempat tersangka tersebut merupakan pihak pemberi suap kepada tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat (Jabar).

“Berkas penyidikan keempat tersangka pemberi suap tersebut telah dilimpahkan penyidik ke tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selanjutnya telah dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk tersangka AY dkk dari tim penyidik pada tim jaksa KPK,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Jumat (24/6/2022).

Penahanan terhadap Ade Yasin dan anak buahnya dengan sendirinya beralih menjadi kewenangan tim jaksa. Tim jaksa kembali menahan keempat tersangka tersebut untuk 20 hari ke depan terhitung mulai 24 Juni 2022 sampai 13 Juli 2022. “Pelimpahan berkas kasusnya dan surat dakwaan ke Pengadilan Tipikor Bandung segera dilaksanakan tim jaksa dalam waktu 14 hari kerja," kata Ali.

Penyidik KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2021. Mereka antara lain Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT). Mereka ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Sedangkan empat tersangka lainnya merupakan pihak penerima suap masing-masing anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat Anthon Merdiansyah (ATM), Arko Mulawan (AM), Hendra Nur Rahmatullah Karwita (HNRK), dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah (GGTR).

Penyidik lembaga antirasuah kini mendalami pula dugaan keterlibatan bekas Bupati Bogor Rachmat Yasin (kakak Ade Yasin)  dalam kasus suap yang menjerat Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin. Rachmat Yasin diduga terlibat dalam pengondisian laporan keuangan Pemkab Bogor yang sedang diaudit tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat (Jabar).

Rachmat Yasin merupakan kakak kandung Ade Yasin yang juga terpidana penerima gratifikasi sebesar Rp8,9 miliar dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor. Saat ini, dia sedang menjalani hukuman di Lapas Klas I Sukamiskin Bandung.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Website Kostrad Sedang Ditangani Tim Cyber TNI AD

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:58 WIB
X