• Sabtu, 20 Agustus 2022

Koruptor Terpidana Buron Akhirnya Dijebloskan Ke Balik Terali Besi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:03 WIB

SUARAKARYA.ID: Buronan terpidana Panca Sambodo Suwardi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku Penyusunan Profil Daerah pada Badan Perencanaan Daerah Kota Batu Tahun Anggaran 2016 langsung dieksekusi  tim eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan kemudian dijebloskan ke balik terali atau jeruji besi.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr Ketut Sumedana, di Jakarta, Jumat (24/6/2022).  Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu yang sebelumnya menangkap Panca Sambodo Suwardi di Jalan Raya Tebo Selatan, RT 005/RW 002, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

“Tim Tabur  Kejaksaan Agung dan Kejati Jawa Timur menangkap Panca pada Jumat (24/6/2022). Panca Sambodo Suwardi merupakan buronan yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Jawa Timur,” ungkap Ketut Sumedana, Sabtu (25/6/2022).

Panca Sambodo Suwardi berstatus terpidana dalam kasus korupsi tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 77/Pid.Sus/TPK/2018/PN.SBY tanggal 24 Agustus 2018. “Terpidana Panca Sambodo Suwardi dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam Pengadaan Buku Penyusunan Profil Daerah pada Badan Perencanaan Daerah Kota Batu Tahun Anggaran 2016,” jelas Ketut.

Pengadilan menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun kepada Panca Sambodo Suwardi. Selain itu, menjatuhkan denda Rp200 juta subsidiair kurungan 1 tahun dan mengharuskan terpidana untuk membayar uang pengganti sebesar Rp52.398.569 subsidiair 2 tahun 6 bulan kurungan.

“Terpidana Panca Sambodo Suwardi diamankan karena ketika dipanggil secara patut untuk dieksekusi menjalani putusan, tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut tersebut. Yang bersangkutan memilik menghilang hingga sulit diketemukan tempat persembunyiannya,” kata Ketut.

Atas dasar itu, Kejati Jatim menyatakan Panca Sambodo Suwardi sebagai buronan dan masuk dalam DPO. Setelah terdeteksi keberadaannya, Tim Tabur langsung melakukan penangkapan dan membawanya ke Kejati Jatim untuk dilaksanakan eksekusi.

“Tidak ada tempat persembunyian yang aman bagi tersangka, terdakwa atau terpidana yang buron. Ke mana saja bersembunyi bakal dapat dibekuk aparat Tim Tabur Kejaksaan Agung, Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia. Maka lebih baik ikuti saja proses hukum sebagaimana adanya yang terjadi akibat perbuatan sendiri,” kata Ketut Sumedana mengingatkan para buronan yang masih bersembunyi dan belum terendus Tim Tabur keberadaannya. “Cepat atau lambat pasti akan dapat diamankan,” katanya menambahkan.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Terkini

Bahar bin Smith: Keadilan Masih Ada di Indonesia

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:42 WIB
X