• Selasa, 9 Agustus 2022

Berkas Perkara Doni Salmanan Dan Indra Kenz Belum Lengkap Dikembalikan Ke Kepolisian

- Selasa, 14 Juni 2022 | 08:30 WIB
Doni Salmanan  (Istimewa)
Doni Salmanan (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Berkas perkara Doni Salmanan dan Indra Kenz terkait investasi  bodong belum lengkap. Sehingga dikembalikan ke polisi untuk  dilengkapi atau diperbaiki.

Hal itu disampaikan  pihak Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Selain kasus Indra Kenz dan Doni Salmanan. Kejagung juga masih meneliti beberapa kasus investasi bodong robot tranding lainnya.

Baca Juga: Kementerian Pertanian Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Petani Di Desa Suli

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) melalui Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung menjelaskan, penanganan 9 perkara tindak pidana investasi robot trading tahun 2022 yang menarik perhatian masyarakat banyak.

"Sehingga   menjadi prioritas untuk ditangani dengan proses yang cepat," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis, Senin (13/6/2022)," seperti dilaporkan detikNews.

Kejagung merinci dari 9 perkara kasus investasi robot trading itu. Sebanyak 5 berkas perkara masih dalam tahap penelitian. Empat  perkara lainnya masih dalam tahap koordinasi karena kejaksaan baru mendapat SPDP.

Baca Juga: Iko Uwais Bakal Dipanggil  Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan

Berikut ini 5 perkara yang telah masuk dalam tahap penelitian berkas, yaitu:


1. Terlapor IK (Indra Kenz) yang terjerat kasus judi online atau penyebaran berita bohong atau hoax atau penipuan melalui YouTube, Instagram, dan Telegram menawarkan keuntungan melalui aplikasi Binomo Option yang merugikan masyarakat. (Tahap P.19);


2. Terlapor DS (Doni Salmanan) sekitar bulan Maret 2021 melakukan promosi melalui akun Youtube dengan menawarkan keuntungan melalui aplikasi trading Quotex (Binary Option) hingga merugikan banyak korban. (Tahap P.19);

Baca Juga: Warga Mamuju 5 Jam Bertahan Di Atas Pohon Karena Banjir Akhirnya Dievakuasi

3. PT FAP dengan HS sebagai terlapor menawarkan aplikasi robot trading yang menawarkan investasi pada aset perdagangan berjangka dan aset kripto. (Tahap P.19);

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

Irjen Pol Ferdy Sambo Dijemput Provost Mabes Polri

Minggu, 7 Agustus 2022 | 06:59 WIB
X