• Rabu, 29 Juni 2022

Kejagung Sita Aset Terpidana Heru Hidayat Pembayaran Uang Pengganti Rp 10 Triliun

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:51 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Upaya penyelamatan kerugian keuangan negara akibat ulah koruptor terus dilakukan Kejaksaan Agung dan jajarannya. Kali ini Kejaksaan Agung melalui Direkorat Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi (Uheksi) melakukan sita eksekusi terhadap sejumlah aset yang ditenggarai milik terpidana mega korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat, yang sampai saat ini meringkuk di dalam bui jalani hukuman.

Direktur Uheksi Pidana Khusus Kejaksaan Agung Sardjono Turin mengatakan, pihaknya melakukan eksekusi untuk menjalankan putusan pengadilan terkait dengan pembayaran uang pengganti yang harus dilaksanakan Heru Hidayat. “Sita eksekusi ini sebagai upaya pembayaran uang pengganti sebesar Rp10 triliun,” kata Sardjono Turin di Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Dia menjelaskan, sejumlah aset yang telah disita eksekusi tersebut mulai dari daerah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim), antara lain berupa areal tambang, gedung perkantoran, jalan Hauling sampai kapal tongkang.

Aset-aset yang dilakukan sita eksekusi tersebut di Kutai Barat, Kaltim, berupa areal tambang seluas 1.500 hektar, Jalan Hauling sepanjang 60 Km.

Menurut Sardjono Turin, pihaknya bekerjasama dengan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari)  setempat juga menyita eksekusi areal perkatoran PT GBU dan Jetty (Pelabuhan Khusus untuk Pengantaran Batubara ke Tongkang) dan 3 unit mesin Genset.

Sardjono Turin mengaku belum bisa memberikan berapa rincian total nilai aset yang telah mereka lakukan sita eksekusi. Yang pasti, pihaknya akan terus mengejar aset Heru Hidayat untuk menyelesaikan kewajiban uang pengganti dan dendanya. “Sampai kapan pun dan dimana pun aset-asetnya akan kita kejar sepanjang aset yang disita eksekusi belum mencukupi untuk pembayaran uang pengganti sebagaimana diputuskan pengadilan,” tegasnya.

Heru Hidayat juga menjadi terdakwa skandal korupsi kakap Asabri yang merugikan negara negara Rp22,78 triliun. Kerugian negara dalam kasus Jiwasraya Rp16, 81 triliun.

Heru Hidayat dipidana penjara seumur hidup dalam kapasitas Preskom PT Trada Alam Minera bersama Benny Tjokrosaputro sebagai Presdir PT Hanson International. Direktorat Uheksi bakal berjuang semaksimalnya guna menghimpun aset terpidana di dua kasus korupsi yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah tersebut. Mau nilainya kecil sejauh itu aset terpidana yang dibeli dari uang korupsi pasti disita untuk negara.***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKB Kembali Tembak Warga Sipil Di Papua

Selasa, 28 Juni 2022 | 07:08 WIB
X