• Jumat, 12 Agustus 2022

Kejaksaan Agung Tak Perkenankan Lagi Terdakwa Mendadak Alim Religius

- Kamis, 19 Mei 2022 | 03:58 WIB

Lihatlah bekas jaksa Pinangki Sirna Malasari, dia mendadak menjadi sosok yang menggunakan fashion agamis. Padahal, dia terlibat dalam kasus red notice buron kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.

Sebelum perkaranya disidangkan, dia kerap terlihat tidak menggunakan hijab. Misalnya, saat Pinangki menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan di Kantor Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus. Namun, gaya berpakaian Pinangki berubah saat ia menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Jaksa tersebut selalu tampil dengan hijab.

Hal hampir sama dilakukan Malinda Danuardja alias Malinda Dee merupakan pegawai bank yang didakwa membobol uang nasabah Citigold Citibank. Aksi itu dilakukan sepanjang 2007 hingga 2011.
Setidaknya, Malinda berhasil menggondol uang Rp46,1 miliar yang didapatkan dari hasil membobol 34 rekening nasabah.

Padahal, Malinda terkenal sebagai sosok yang glamour dan hidup sebagai sosialita. Hidupnya dikelilingi barang mewah, pandai bersolek, dan berpakaian terbuka. Kondisi itu berbalik ketika kasus pembobolan uang nasabah ini disidangkan. Malinda datang ke pengadilan mengenakan pakaian tertutup dan berkerudung.

Demikian pula Neneng Sri Wahyuni, istri bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazarudin. Sempat menjadi buron kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), dan dikenal tidak berkerudung, setelah perkaranya diseret ke pengadilan Neneng tidak saja berjilbab melainkan menggunakan cadar.

Ridho Rhoma pun demikian.  Anak pedangdut kondang Rhoma Irama, Ridho Rhoma juga menjadi sosok yang mendadak menggunakan fashion agamis. Penyanyi lagu Cuma Kamu itu sebelumnya kerap tampil tanpa menggunakan atribut keagamaan. Namun gaya berpakaiannya berubah saat ia terjerat narkoba dan disidang. Dia mendadak mengenakan peci putih bermotif yang menutupi kepalanya.

Masih banyak terdakwa-terdakwa lainnya yang seolah secepat kilat berubah dari penjahat entah kelas teri maupun kakap manakala duduk di kursi pesakitan. Hal itu tentu saja sulit terjadi. Jangankan selama disidang, selama jalani hukuman pun belum tentu sudah tobat benar.***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Agar Patuhi Keputusan Mahkamah Agung

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:11 WIB
X