• Kamis, 26 Mei 2022

Dugaan Korupsi Triliunan Rupiah Di PT Asabri Segera Digelar Di Pengadilan Tipikor Jakarta

- Jumat, 13 Mei 2022 | 19:15 WIB

SUARAKARYA.ID: Kasus dugaan korupsi triliunan rupiah di PT Asabri akan segera digelar lagi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Kepastian itu diperoleh setelah berkas tiga tersangka tindak kejahatan yang menggerogoti uang rakyat dalam rentang waktu 2012-2019 telah dirampung tim jaksa penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Berkas perkara para tersangka tersebut selanjutnya diserahkan ke Direktorat Penuntutan Jampidsus Kejaksaan Agung. Apabila surat dakwaan telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dimana Pengadilan Tipikor Jakarta berada, maka majelis hakim bakal segera menetapkan hari sidang perdananya pembacaan surat dakwaan.

Ketiga tersangka yang bakal segera duduk di kursi pesakitan itu masing-masing bekas Direktur Ortos Holding Ltd berinisial ESS atau Edward Seky Soeryadjaya (saat ini tengah jalani hukuman dalam kasus korupsi lain); eks Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas (eks PT Millenium Danatama Sekuritas) berinisial B atau Betty Halim, serta Komisaris PT Sekawan Inti Pratama, berinisial RARL atau Rennier Abdul Rahman Latief. “Berikutnya berkas perkara tersebut di atas akan dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti yang ditunjuk dalam jangka waktu tujuh hari untuk menentukan apakah berkas perkara dapat dinyatakan lengkap atau memenuhi syarat untuk disidangkan atau belum secara formil maupun materiil dan tujuh hari untuk memberikan petunjuk apabila berkas perkara belum lengkap (P19),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, Jumat (13/5/2022).

Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung sebelumnya menahan tersangka Rennier Abdul Rahman Latief terkait dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri (Persero) pada sejumlah perusahaan dalam kurun waktu 2012-2019.

Rennier menjadi terdakwa dalam perkara korupsi di PT Danareksa Sekuritas. Meski demikian, Rennier diputus onslag berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 328 K/Pid.Sus/2022 tanggal 7 Maret 2022. Dalam putusan itu, disebutkan Rennier terbukti melakukan perbuatan seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) namun bukan merupakan perbuatan tindak pidana. Akibatnya, Rennier harus dilepas dari tahanan. Namun demikian, Rennier saat ini kembali ditahan oleh penyidik Kejaksaan Agung dalam perkara korupsi Asabri.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X