• Jumat, 20 Mei 2022

Kajari Kabupaten Pekalongan Dipuji Jaksa Agung Berkat Kinerja Bongkar Mafia Pupuk

- Kamis, 12 Mei 2022 | 05:08 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Ratusan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh Indonesia. Namun hanya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Abun Hasbullah Syambas,  yang mendapat apresiasi spesial atau pujian dari Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Wakil Jaksa Agung Sunarta.

Mengapa bisa demikian? Tentu saja berkat kinerjanya yang bagus dan menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Maka itu, kinerja para penyidik yang menangani kasus dugaan korupsi tersebut terus ditingkatkan hingga kasus itu tuntas seluruhnya.

Demi mencapai itu pula, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan terus mendalami dan mengembangkan kasus dugaan korupsi penyaluran pupuk urea bersubsidi periode 2019-2021. Jika sebelumnya masih seorang tersangka yaitu MYF selaku Direktur CV Tani Jaya ditetapkan, dari hasil pengembangan serta petunjuk yang ada nantinya bukan tidak mungkin bakal bertambah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas mengatakan tidak menutup kemungkinan tersangka bertambah atau ada tersangka baru. "Tergantung dari hasil perkembangan penyidikan yang masih kita lakukan,” tutur Abun, Rabu (11/5/2022).

Mantan Koordinator di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI menyebutkan tersangka MYF selaku distributor pupuk urea di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kesesi, Sragi dan Siwalan telah ditahan di Rutan Pekalongan sejak tanggal 25 April 2022.

Abun mengungkapkan ada sejumlah modus operandi diduga dilakukan tersangka. Antara lain menjual pupuk urea bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) serta membuat dokumen fiktif dan penyaluran fiktif. “Selain itu tersangka diduga melakukan penyaluran di luar Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan di luar wilayah kerjanya,” tuturnya.

Dalam penyidikan pihaknya juga sempat menggeledah sejumlah kantor/tempat. Yaitu Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan. Berikutnya Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kesesi, CV Tani Jaya di Jalan Raya Kaibahan, Kesesi, dan Kios Pupuk Lengkap (KPL) Tani Jaya Makmur di depan Pasar Kesesi.

Abun mengatakan dari hasil penggeledahan tim jaksa penyidik menyita sejumlah dokumen atau surat-surat terkait kasus tersebut. “Penyidikan yang kami lakukan untuk merespon perintah Jaksa Agung terkait pemberantasan mafia pupuk," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Majelis Hakim Tolak Gugatan Majalah Keadilan

Kamis, 19 Mei 2022 | 03:53 WIB
X