• Senin, 27 Juni 2022

Edy Mulyadi Segera Didudukan Di Kursi Pesakitan PN Jakarta Pusat

- Selasa, 26 April 2022 | 21:24 WIB

SUARAKARYA.ID: Edy Mulyadi, tersangka kasus ujaran kebencian dalam kaitan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal segera duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta  Pusat. Hal itu dipastikan menyusul berkas perkaranya telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (25/4/2022). JPU tinggal menunggu penetapan hari sidang dari majelis hakim PN Jakarta Pusat yang telah ditunjuk Ketua PN Jakarta Pusat.

Pelimpahan perkara tersebut berdasarkan surat pelimpahan Kejari Jakarta Pusat No: B 296/M.1.10/Eku.2/04/2022 tanggal 25 Maret 2022 atas nama tersangka Edy Mulyadi.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Jakarta Pusat, Bani Immanuel Ginting, Selasa (26/4/2022), terdakwa Edy Mulyadi dijerat dengan dakwaan kesatu primair Pasal 14 ayat (1) UU RI No.1/1946, tentang Peraturan Hukum Pidana Subsidiair Pasal 14 ayat (2) UU RI No.1/1946 atau Kedua Pasal 45A ayat (2) Jo. Pasal 28 ayat (2) UU RI No. 19/2016, tentang Perubahan atas UU RI No. 11/2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Ketiga Pasal 156 KUHP.

"Setelah pelimpahan, sebagaimana lazimnya, Jaksa Penuntut Umum Seksi Tindak Pidana Umum pada Kejari Jakarta Pusat berikutnya tinggal menunggu jadwal pelaksanaan sidang yang akan ditetapkan majelis hakim  Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” tuturnya.

Edy Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus ujaran kebencian oleh Bareskrim Polri pada 31 Januari lalu. Dia diduga melontarkan ujaran kebencian saat bicara tentang rencana Pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Videonya saat bicara itu beredar luas di media sosial dan mengundang protes keras dari masyarakat, terlebih warga Kalimantan Timur dan warga lainnya di provinsi lainnya di Pulau Kalimantan.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X