• Minggu, 26 Juni 2022

15 Bekas Dan Anggota DPRD Bakal Didudukan Di Kursi Pesakitan Pengadilan Tipikor

- Minggu, 24 April 2022 | 22:28 WIB

SUARAKARYA.ID: Kasus dugaan korupsi atau suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2019 akan segera digelar persidangannya  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang waktu dekat.

Hal itu dipastikan setelah tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melimpahkan berkas perkara terdakwa Ahmad Fauzi dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Palembang. Dengan demikian JPU KPK tinggal menunggu penetapan majelis hakim yang menangani kasus 15 anggota dan bekas anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2019.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Jubir bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, wewenang penahanan para tersangka pun sepenuhnya sudah beralih ke Pengadilan Tipikor Palembang yang saat ini tempat penahanan masih dititipkan di beberapa Rutan KPK, kata Ali Fikri, Jumat (22/4/2022).

Untuk tersangka yang ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, yaitu Agus Firmansyah (AFS) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 Fraksi Gerindra; Ahmad Fauzi (AF) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 Fraksi Hanura; dan Daraini (DR) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi Golkar.

Berikutnya tersangka ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1, yaitu Elison (ES) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PBB; Faizal Anwar (FA) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PAN; dan Samudera Kelana (SK) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 Fraksi PKS.

Tersangka yang ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur masing-masing Eksa Hariawan (EH) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PAN; Hendly (HD) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PDIP; Irul (IR) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi Partai Bintang Reformasi (PBR).

Selanjutnya yang juga ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, adalah Misran (MR) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PKS; Tjik Melan (TM) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi Golkar; Umam Pajri (UP) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi PKS; dan Willian Husin (WH) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019 Fraksi Nasdem. Ada juga tersangka ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan, yaitu Mardalena (MD) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 Fraksi PKS; dan Verra Erika (VE) selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 Fraksi Nasdem.

Kasus Walikota Banjar, Herman Sutrisno (HS), juga segera digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menyusul dilimpahkan tim penyidik KPK ke JPU untuk selanjutnya dilimpah lagi ke Pengadilan Tipikor.

Ali Fikri menyebutkan, tim penyidik telah selesai melaksanakan tahap II, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti tersangka Herman Sutrisno kepada tim JPU. Dengan demikian, penahanan dilakukan tim JPU selama 20 hari ke depan sampai dengan 10 Mei 2022 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X