• Minggu, 26 Juni 2022

Kasus Klitih Masuk Jateng, Forum Anak Minta Aparat Bertindak Tegas

- Jumat, 15 April 2022 | 20:41 WIB
Ilustrasi kekerasan jalanan. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kekerasan jalanan. (Foto: Istimewa)

 

SUARAKARYA.ID: Masyarakat Jawa Tengah mulai gelisah. Aksi klitih atau kekerasan jalanan oleh sekelompok anak-anak mulai masuk provinsi ini.

Klitih yang tadinya hanya viral di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memang cukup mencemaskan, karena aksinya tak jarang menelan korban jiwa.

Sehubungan dengan itu, Forum Anak Jateng mendesak aparat segera mencegah aksi yang membahayakan perkembangan anak-anak tersebut.

Desakan itu, disampaikan Forum Anak Jateng dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Tengah 2022, di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga: Jateng Siapkan 118 Bus Mudik Gratis Bagi Perantau Di Jabodetabek

Seperti dikemukakan Ketua Forum Anak Jawa Tengah, Alexander Jason Lee, kasus kekerasan anak seperti aksi klitih, memang telah menular ke Jateng. Dengan pelaku maupun korbannya sama, dari kalangan anak-anak.

"Semula klitih hanya viral di Jogja. Namun sekarang sudah masuk Jateng. Di Boyolali misalnya, anak usia 16 dan 17 tahunan diketahui menenteng samurai. Masih anak, pelajar, tapi berani melakukan klitih ke anak-anak lain," terang Jason.

Saat ini, kasus itu sudah mendesak untuk segera dicegah karena telah menjamur. Lagi-lagi, anaklah sebagai pelaku sekaligus korban.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

X