• Kamis, 26 Mei 2022

Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Nasabah, Master Trust Law Firm Dampingi Korban Lapor ke Polda Metro Jaya

- Jumat, 28 Januari 2022 | 17:11 WIB
Pengacara Natalia Rusli dampingi kliennya seusai melapor di SPKT PMJ. (Sadono)
Pengacara Natalia Rusli dampingi kliennya seusai melapor di SPKT PMJ. (Sadono)

JAKARTA: Direktur Utama PT. MTI iniasial AO, sebuah perusahaan berbasis coin digital dengan nama Rc, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur pasal 372 juncto 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

"Kami mewakili dari beberapa klien melaporkan saudara AO atas dugaan penipuan dan penggelapan investasi di coin digital , yang diduga nilai kerugian ratusan miliar" ucap Farlin Marta, advokat dari Master Trust Law Firm kepada awak media usai melapor di SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (28/1/2022).

AO dilaporkan dengan nomor LP/B/491/I/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 28 Januari 2022.

AO disebut telah melakukan dugaan tindak pidana dengan modus melakukan perjanjian berupa jaminan cek kepada para nasabah. "Tetapi begitu klien kam ingin mencairkan cek dimaksud, ternyata bukan hanya dananya yang tidak ada, tapi juga rekening PT-nya juga sudah kosong. Sudah ditutup, begitu," ujar Farlin didampingi founder Master Trust Law Firm Natalia Rusli dan advokat Agung Pratama, 

Farlin menjelaskan, sekitar empat bulan sebelumnya, Suf, kliennya, sudah beberapa kali meminta penjelasan terkait keberadaan dananya sebesar Rp 690 juta yang diinvestasikan di PT. MTI.

Akan tetapi, Suf hanya mendapat janji-janji manis. "Oleh AO, Suf diminta menunggu terus dengan alasan ingin mengurus izin Bappeti, tapi hingga saat ini tidak ada kabar yang jelas dari saudara AO" jelas Fata.

Merasa dipermainkan, Suf kemudian melaporkan dugaan kasus penipuan dan penggelapan dana miliknya itu ke Master Trust Law Firm untuk diproses secara hukum.

Ditempat yang sama, advokat Agung Pratama menyebut AO diduga melakukan tindak pidana dengan modus investasi.

Modusnya, lanjut Agung, dijalankan oleh AO dengan cara melakukan pencarian investor-investor yang ingin menitipkan dananya di PT. MTI "AO mengiming-imingi bunga sebesar 0,7% per hari dengan menitipkan cek sebagai jaminannya atas uang investor-investor," ujarnya.

Halaman:

Editor: B Sadono

Terkini

X