• Selasa, 28 Juni 2022

Prihatin Kasus Pembunuhan Ibu Anak NTT, Legislator Senayan Minta Usut Tuntas!

- Senin, 17 Januari 2022 | 21:56 WIB
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dave Laksono didampingi Tenaga Ahlinya di FPG DPR RI, Henry Indraguna (foto atas) dan juga Ketua DPRD NTT Dr. Inche Sayuna bersama Chris Mboeik dan Aloisius Maloladi telah mendatangi Kapolda NTT  Irjen Pol. Setyo Budiyanto untuk mengusut tuntas pembunuhan ibu dan anak di NTT (AG Sofyan)
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dave Laksono didampingi Tenaga Ahlinya di FPG DPR RI, Henry Indraguna (foto atas) dan juga Ketua DPRD NTT Dr. Inche Sayuna bersama Chris Mboeik dan Aloisius Maloladi telah mendatangi Kapolda NTT Irjen Pol. Setyo Budiyanto untuk mengusut tuntas pembunuhan ibu dan anak di NTT (AG Sofyan)

Kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Penkase, yang menurut penilaian wakil rakyat di DPRD NTT sungguh sadis dan biadab harus diusut tuntas oleh Polda NTT.

"Kami sangat menaruh perhatian besar karena menyangkut nyawa manusia. Tingkat kejahatannya sangat tinggi dan ini menyita perhatian publik yang serius. Kami meminta Kapolda untuk mengawal dan mengungkap tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya,” tegas Inche Sayuna.

Menurut Sektretaris DPD I Partai Golkar NTT ini dengan terjadinya kasus hukum di Pulau Komodo ini membawa konsekuensi kepercayaan Kepolisian Daerah NTT juga dipertaruhkan.

"Wibawa lembaga Kepolisian sangat dipertaruhkan dalam kasus Astrit dan Lael, jika ingin mendapatkan kepercayaan yang penuh dari publik," ujar Inche.

Dia juga menggarisbawahi pertemuan dengan Kapolda dengan maraknya kasus kekerasan yang hampir merata terjadi di NTT termasuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, kekerasan yang terjadi di lembaga pendidikan, dan lain-lain?

Politisi perempuan dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini menyebutkan, data dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi NTT yang disampaikan kepada DPRD NTT sepanjang tahun 2020 tercatat  ada 564 kasus yang dilaporkan, belum termasuk yang tidak dilaporkan.

Persoalan ketiga yang menjadi perhatian serius kepada Kapolda NTT adalah penegakan hukum pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE di NTT agar publik bisa menggunakan medsos secara cerdas dan bertanggung jawab.

“Kapolda telah berjanji kepada kami untuk ada kunjungan balasan secepatnya ke gedung DPRD NTT dan tiga agenda itu akan menjadi perhatian serius Bapak Kapolda dan jajaran untuk didiskusikan bersama. Karena kami merasa banyak persoalan di NTT sangat membutuhkan peran penting Pak Kapolda dan kerja sama dengan semua pihak untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut,” jelas Srikandi Beringin NTT ini.***

 

 

Halaman:

Editor: Agoes Sofyan, SH.MM

Artikel Terkait

Terkini

X