• Kamis, 11 Agustus 2022

Aksi Damai KKH Tuntut AH Kembali Ditahan

- Senin, 17 Januari 2022 | 18:32 WIB
Ketua Tim Advokasi KKH Adi Partogi. (KKH)
Ketua Tim Advokasi KKH Adi Partogi. (KKH)

JAKARTA - Puluhan kaum perempuan yang tergabung dalam wadah yang mengatasnamakan Komunitas Keluarga Harmonis (KKH) Senin (17/1/2022) menggelar Aksi Demo damai dengan cara melakukan peragaan Teatrikal dihadapan depan Jalan Raya Rasuna Said Kantor Kemenkumham Jakarta Selatan.

Aksi demo damai tersebut  dilakukan dengan tujuan menuntut Kemenkumham untuk mengembalikan status narapidana Askara Harsono (AH) sebagai Tahanan Kota untuk kembali ke Lapas menjalani hukuman dalam kasus Narkoba, kepemilikan Senpi Illegal dan kasus KDRT.

Lain dari itu KKH juga menduga mantan suami Nindy Ayunda itu telah mengganggu rumah tangga anak Jenderal.

Ketua tim Advokasi KKH Adi Partogi mengatakan bahwa demo ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan kecewa ibu-ibu yang berada di KKH. Pemicunya adalah adanya penangguhan tahanan Kota oleh orang tuanya AH. Bahkan AH melakukan plesiran bersama mantu sang Jenderal tersebut.

"Nah disinilah ada tambahan beberapa pelanggaran hukum berat, selain Kasus Narkoba, Kepemilikan Sempi Ilegal, KDRT dan Perselingkuhan terhadap istri orang lain," ujarnya

Oleh karena itu Ia sebagai Penasehat Hukum KKH meminta kepada Kemenkumham agar mennonaktifkan Kalapas Cipinang yang lamban dalam menyikapin nya perkara AH yang belum pembebasan  bersyarat (PB) 

"Anehnya lagi padahal Hukuman AH itu tergolong ringan kenapa kok  minta Pembebasan Bersyarat ( PB) karena hukuman dibawah 5 tahun itukan tidak bisa minta ( PB)."tegasnya.

Lanjutnya yang lebih ironis lagi kok bisa- bisanya melakukan selingkuh lagi dengan menantu istri Anak Jenderal purnawirawan

"Kami menduga apakah ada permainan di lapas Cipinang dengan keluarganya AH, sehingga sampai saat ini kita menanyakan hingga melakukan aksi demo di depan Kantor Kemenkumham untuk meminta agar AH segera tangkap dan kembalikan ke lapas.

Halaman:

Editor: B Sadono

Terkini

Pemerintah Agar Patuhi Keputusan Mahkamah Agung

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:11 WIB
X