• Sabtu, 25 Juni 2022

ICK: Efek Jera Copot Jabatan dan Sanksi Pidana Oknum Terlibat Kasus Narkoba

- Senin, 17 Januari 2022 | 18:10 WIB

Kapolda Sumut menyatakan isu itu menyebar setelah anggota polisi di Polrestabes Medan Bripka Ricardo menjadi terdakwa kasus narkoba.

Saat sidang agenda mendengarkan saksi, Ricardo mengatakan Kombes Riko menerima suap Rp75 juta dari istri bandar narkoba.

“Saya sudah bentuk tim gabungan Propam dan Reskrim untuk dalami keterangan Ricardo. Saat ini tim sedang bekerja dan kita tunggu hasilnya,” kata Kapolda Sumut, Minggu (16/1/2022)

Jenderal bintang dua itu mengatakan bila Kombes Riko terbukti bersalah, maka dia akan mengambil tindakan tegas. “Kapolda tidak akan ragu menindak tegas Kapolrestabes Medan apabila terbukti melakukan sebagaimana yang dijelaskan oleh para terdakwa,” katanya.

Diketahui, sidang Bripka Ricardo digelar di Pengadilan Medan, Rabu (12/1/2022). Ricardo mengaku menerima uang suap dari istri bandar narkoba Rp300 juta. Uang itu lalu dibagi-bagi ke atasannya.

Lalu dia, diperintahkan Riko untuk menggunakan uang sebesar Rp75 juta untuk digunakan membeli sepeda motor.

Barang itu diperuntukkan untuk anggota Koramil 13 Percut Sei Tuan, atas jasanya menggagalkan peredaran ganja.

Kombes Riko dalam pernyataannya menegaskan, awalnya bahkan dia tidak mengetahui kasus narkoba yang ditangani anak buahnya itu.

“Itu ditangani Sat narkoba, 3 bulan baru dilaporkan ke saya, bagaimana saya mau membagi-bagi uangnya. Orang kasusnya enggak dilaporkan ke saya,” ujar Riko kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Dia juga menjelaskan bahwa hadiah untuk anggota TNI tersebut menggunakan uang pribadinya, sama sekali tidak ada kaitannya dengan barang bukti narkoba.

Halaman:

Editor: B Sadono

Terkini

X