• Selasa, 28 Juni 2022

Advokat Henry Indraguna Dukung Seribu Persen Jokowi Sikat Mafia Tanah

- Kamis, 23 September 2021 | 17:02 WIB

MEDAN: Pemerintah terus berkomitmen mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan terkait konflik agraria selama ini. Penegasan ini kembali disampaikan Presiden Joko Widodo saat membagikan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di sejumlah daerah. Jokowi juga menyampaikan pesan kepada Polri agar tak ragu mengusut mafia tanah.

"Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran Polri, saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada. Jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut, perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," ucap Kepala Negara.

Advokat Henry Indraguna merespon positif komitmen Presiden Jokowi agar segala konflik agraria yang terjadi di banyak daerah harus segera diselesaikan atau disudahi. Dirinya mendukung upaya Jokowi untuk membela hak-hak rakyat kecil untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka. Apresiasi dan dukungan pengacara kondang dari Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm kepada pemerintah terhadap mafia tanah wajar dia lakukan karena firma hukumnya saat ini juga sedang menangani permasalahan konflik tanah di wilayah Medan.

Atas perbuatan melawan hukum yang merugikan kliennya, atas nama Kasim sebagai pihak kuasa hukum pelapor atau korban yang diduga dilakukan oleh para mafia tanah, Henry mengatakan pihaknya telah melayangkan Laporan Polisi Nomor: LP/653/IV/2021/Sumut/SPKT II, Tanggal 5 April 2021 untuk selanjutnya disebut sebagai Laporan Polisi Nomor: 653, Tanggal 5 April 2021 yang sebelumnya telah dibuat oleh kliennya di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

“Demi menjamin kepastian hukum serta menegakkan keadilan bagi klien kami, maka Kantor Hukum.Henry Indraguna & Partners Law Firm selaku kuasa hukum memiliki kewajiban untuk memberikan nasihat hukum, melakukan pendampingan hukum serta juga menyampaikan informasi-informasi terkait perkembangan penanganan laporan Polisi klien kami tersebut,” kata Henry di Medan, Rabu (22/9/2021).

Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini menjelaskan perkembangan penanganan Laporan Polisi tersebut. sebagai berikut:

"Bahwa sebelumnya klien kami Saudara Kasim selaku pelapor atau korban telah ada membuat Laporan Polisi di Polda Sumatera Utara pada tanggal 5 April 2021 dengan dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat sebagaimana diatur di dalam pasal 263 KUH Pidana terhadap para terlapor yakni J dan H," ungkapnya.

Lebih lanjut Henry mengatakan berdasarkan informasi yang disampaikan oleh korban kepada terlapor, bahwasannya para terlapor yakni J dan H di duga merupakan mafia tanah, dengan modus menggunakan surat yang diduga palsu, mengajukan gugatan-gugatan serta bertindak seolah-seolah sebagai pemilik tanah yang sah.

“Bahwa sebelumnya pada saat ini, kami mendapatkan informasi dari penyidik bahwasanya penyidik pada Subdit I TP Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) telah melakukan penahanan terhadap diri para tersangka,” jelas Henry.

Halaman:

Editor: AG. Sofyan

Terkini

X