• Selasa, 29 November 2022

Kabareskrim: Nelayan Jangan Tergoda Iming-iming Sindikat Narkoba

- Kamis, 2 Juli 2020 | 14:19 WIB
Para tersangka pengedar narkoba, saat pemusnahan barang bukti di Mapolda, hasil operasi Mei Juni 2020. (Istimewa)
Para tersangka pengedar narkoba, saat pemusnahan barang bukti di Mapolda, hasil operasi Mei Juni 2020. (Istimewa)

JAKARTA: Maraknya penyelundupan narkoba melalui pelabuhan tikus (gelap) membuat Polri tak pernah bosan mensosialisasikan kepada nelayan. Polri minta para nelayan dan warga di pesisir tidak terpedaya dan tertipu tawaran para pengedar narkoba jaringan internasional dalam menyelundupkan narkoba ke Indonesia lewat jalur laut 

Sebab dalam beberapa kasus terakhir, diketahui para pengedar narkoba jenis sabu, menggunakan kapal nelayan Indonesia dengan menyewanya untuk menyelundupkan sabu ke Indonesia.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat khusus diwilayah pesisir pantai atau nelayan, untuk tidak mudah tergiur ataupun mendapatkan order kegiatan yang tidak diketahui jelas. Biasanya ditawarkan harga menarik tapi tidak mengangkut orang, dan ternyata untuk menyelundupkan narkoba atau sabu," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat pemusnahan narkoba di lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (2/7/2020).

Saat ini kata dia, penyelundupan narkoba jaringan internasional dari China dan Iran, kerap melakukannya lewat jalur laut, dengan memanfaatkan jalur tikus.

Sebab cara sebelumnya dengan jalur udara atau melalui kiriman kargo sudah dapat dengan mudah dideteksi pihaknya.

"Mereka kini mendistribusikannya dengan cara ship to ship, atau perputaran dari kapal ke kapal di laut internasional, yang dekat dengan laut Indonesia," katanya.

Dari sana kata dia, jaringan ini masuk ke Indonesia lewat jalur tikus atau jalur sepi di laut Indonesia.

"Kami identifikasi untuk sabu, ada dua kelompok besar yang menyelundupkan sabu ke Indonesia lewat jalur laut," ujar Listyo.

Yakni jaringan sabu internasional asal China dan asal dari Iran atau Timur tengah.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

BRI Terlibat Ungkap Kejahatan Perbankan

Selasa, 29 November 2022 | 07:09 WIB

Gadis 15 Tahun Disekap Duda Biadab Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 13:25 WIB
X