• Jumat, 27 Mei 2022

Kate Victoria Lim Ingin Berkarier  Sebagai Advokat Seperti Sang Papi

- Minggu, 12 Desember 2021 | 10:52 WIB
Kate Victoria Lim Bersama Papinya.
Kate Victoria Lim Bersama Papinya.

JAKARTA: Sisi lain kehidupan keluarga  advokat Alvin Lim, Ketua Umum dan Founder LQ Indonesia Lawfirm cukup menarik disimak masyarakat.

Ia termasuk lawyer baru berkiprah, tapi prestasi dalam bidang hukum dan penanganan kasus sudah sederet. Sebut dari keberhasilan membebaskan 4 orang yang dikriminalisasi dalam kasus judi, divonis hakim bebas, memproses kasus asuransi jiwa Allianz hingga Direktur Utama Allianz dijadikan tersangka, hingga prestasi keberhasilan menangani 6 perusahaan gagal bayar yang sudah membayar kerugian klien LQ  Indonesia, bahkan menang dalam gugatan wanprestasi melawan Perusahaan raksasa Supermal Tbk di PN Tangerang.

Firma Hukum LQ Indonesia juga dalam 3 tahun sudah berkembang dari 1 cabang di Tangerang hingga 3 cabang di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di 2022, LQ merencanakan membuka 3 cabang baru di Surabaya, Medan dan Jakarta Selatan. Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm Sugi mengatakan, pimpinan tertinggi LQ ini sudah tidak memikirkan pribadinya melainkan membesarkan LQ agar menjadi legacy dan warisan untuk Bangsa Indonesia.

"Yang membuat saya kagum, Pak Alvin selain cerdas secara akademik, S1 di UC Berkeley dengan GPA 4.0, angka sempurna, juga merupakan mantan wakil Presiden Bank of America di usia 24 tahunan. Beliau memiliki sisi lembut. Dia sangat sayang sama anak perempuannya, Kate Victoria Lim," kata Sugi.

Di 2007,  sejumlah media nasional memberitakan bahwa Alvin Lim adalah seorang bapak yang menurut berita memukul kepala anak kandungnya dan menculik anak perempuan ini dari sang istri. Bahkan Alvin Lim sempat di penjara 8 bulan dengan tuduhan penculikan anak tersebut, padahal anak tersebut anak kandungnya sendiri.

Oknum Polda Metro Jaya menerapkan pasal penculikan anak yang akhirnya tidak terbukti menculik namun hanya memasuki pekarangan orang lain untuk mengambil anak kandungnya sendiri.

Padahal jika tidak dimasukkan pasal penculikan maka Alvin Lim tidak ditahan karena pasal memasuki pekarangan orang tidak dikenakan penahanan sesuai KUHAP.

"Tidak peduli dengan pemberitaan media yang buruk dan proses hukum yang mendera dirinya, Alvin Lim taat hukum dan jalani proses hukum di penjara selama 8 bulan demi anaknya dia menyerahkan diri ke Polda. Ketika keluar penjara ia buktikan dengan mengurus dan membesarkan anak perempuannya sebagai single parent. Dari usia 1 tahun hingga kini 14 tahun, selain membiayai sendiri kebutuhan Kate, Alvin juga mendidik anaknya dengan baik

. Alvin memberikan contoh kepada kita semua, bagaimana hukum dibengkokan oknum tapi dijalankan dengan tabah dan waktu membuktikan dirinya tidak menculik namun membesarkan anaknya dengan penuh kasih dan tanggung jawab.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

X