Bintang Kecil Isi Kekosongan Platform Hiburan Digital Anak Indonesia

- Senin, 15 Februari 2021 | 10:31 WIB

JAKARTA: Laksana pelita, di tengah gempuran platform digital yang dirasa kurang sesuai dengan anak-anak Indonesia, kini hadir Bintang Kecil. Sebuah aplikasi digital yang dirasa cocok dengan anak-anak Indonesia. Bintang Kecil hadir untuk memfasilitasi dunia hiburan anak-anak Indonesia. 

Melia Lustojoputro menjadi pendiri aplikasi Bintang Kecil bersama rekannya CMO Wenny Sipota Adipati Paputungan. "Anak-anak adalah generasi calon pemimpin Bangsa di masa depan, yang mana pembentukan karakter mereka dimulai di saat ini, melalui berbagai media seperti lagu, seni dan budaya," kata Melia. 

Saat ini terjadi jeda di antara kebutuhan itu, di mana anak-anak Indonesia lebih familiar dengan lagu dewasa, atau lagu-lagu yang tidak sesuai dengan pertumbuhan usia mereka. Karakter bagaimana yang dapat diciptakan jika anak-anak menyanyikan lagu-lagu patah hati, atau lagu barat dewasa yang banyak mengandung kekerasan ? 

Anak-anak Indonesia tidak lagi mengenal lagu anak-anak yang indah, positif, dan memberi pesan moral yang dapat dibawa hingga mereka dewasa, dan menjadi pribadi yang tangguh, kuat, berwatak dan berbudi luhur.

Dari keprihatinan inilah Aplikasi Bintang Kecil hadir untuk menjembatani kebutuhan anak Indonesia akan lagu yang sesuai dengan usia mereka, sekaligus menjadi wadah bagi pencipta lagu anak untuk menyalurkan bakat mereka dalam kesulitan mereka untuk mempublikasikan karyanya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kak Seto berpartisipasi di Peluncuran Bintang Kecil. Acara yang ditayangkan secara virtual yang disambut dengan antusias dan hangat oleh ratusan anak-anak dan orang tuanya melalui platform zoom, Instagram live dan Youtube live. Turut berpartisipasi secara virtual Ketua Umum LPAI Kak Seto, akhir Januari 2021 lalu. 

Dalam acara ini Kak Seto menyatakan bahwa Bintang Kecil memiliki tujuan yang sejalan dan juga keprihatinan yang sama dengannya. Dimana sekarang anak-anak lebih mengenal dan sering menyanyikan lagu-lagu dewasa,  yang temanya belum sesuai dengan usia anak-anak kita seperti tentang patah hati, perselingkuhan, jatuh cinta, kemudian berjoget dengan gaya yang kurang pantas untuk usia mereka. Terdapat lebih dari 600 lagu-lagu Indonesia baik yang klasik maupun yang terbaru di aplikasi 

Bintang Kecil dan akan terus bertambah. Jadi tidak ada lagi perkataan aduh sulit mencari lagu anak-anak Indonesia yang asik dan up to date. Dan untuk para pencipta lagu anak-anak, sekarang sudah ada wadah untuk anda semua  berkarya menciptakan lagu-lagu terbaik yang bersifat positif dan edukatif demi pengembangan karakter anak-anak Indonesia. 

"Saya cukup banyak mendampingi anak-anak yang tumbuh dalam nuansa kekerasan atau melakukan tindak kekerasan, yang sebagian besar penyebab dari perilaku itu adalah karena pertumbuhan karakter dan watak yang kurang baik yang juga diciptakan oleh lingkungan yang bermental kurang sehat," kata Kak Seto.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

Baim Rilis Single Tak Bisa Lagi Kehilangan

Rabu, 18 Januari 2023 | 19:18 WIB

Deep Purple Bakal Konser di Solo, Cek Harga Tiketnya

Jumat, 13 Januari 2023 | 13:08 WIB
X