Menhub Rakor Tingkatkan Konektivitas Transportasi Bersama Pj Gubernur di Aceh

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:58 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi Rakor tentang transportasi udara, laut dan darat dengan Pj Gubernur Aceh
Menhub Budi Karya Sumadi Rakor tentang transportasi udara, laut dan darat dengan Pj Gubernur Aceh

 

SUARAKARYA.ID: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas transportasi di Aceh melalui pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi baik di darat, laut, udara dan kereta api.

Aceh adalah suatu provinsi yang memiliki potensi luar biasa. Untuk itu harus dibuat konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat Aceh. Saya menyerap aspirasi yang disampaikan Pak Pj Gubernur untuk meningkatkan pelayanan transportasi. Untuk itu saya mengajak para Dirjen hadir di Aceh untuk bisa berkoordinasi secara langsung,” ujar Budi Karya Sumadi usai menggelar Rapat Koordinasi bersama dengan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, di kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/2/2023).

Menhub mengungkapkan, akan melakukan sejumlah pembenahan di berbagai sektor. Antaranya  sektor perhubungan laut. Menhub mengatakan, sektor transportasi laut memiliki peran yang sangat penting untuk menghubungkan antarpulau seperti Kepulauan Sabang.

Untuk itu, kata Budi,  akan mengkonsolidasikan sejumlah pelabuhan yang ada di Aceh dan mengusulkan pengelolaannya untuk diserahkan ke BUMD. “Dengan dikelola BUMD kita harapkan pengelolaannya dapat memberikan nilai tambah ekonominya” katanya.

Baca Juga: Tol Laut Patimban Angkut 800 Ton Beras ke Aceh

Menhub juga mendukung keinginan Gubernur Aceh untuk membangun dry port. Diharapkan akan semakin membuat harga barang/logistik di Aceh semakin kompetitif.

Selanjutnya di sektor penerbangan, Menhub menjelaskan akan mengupayakan untuk menambah frekuensi dan rute penerbangan perintis.

"Saya mengajak para kepala daerah untuk bersama-sama memberikan subsidi berupa block seat kepada maskapai agar tidak merugi. Kita bisa lakukan subsidi selama tiga bulan di awal,” tutur Menhub.

Masih di sektor penerbangan, Menhub juga akan mengupayakan peningkatan frekuensi penerbangan (direct flight) haji dan umroh dari Aceh. “Kita upayakan frekuensinya terus bertambah dari yang tadinya satu kali seminggu, nantinya bisa dua atau tiga kali dalam seminggu,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Banda Aceh, Menhub langsung melihat kondisi pelabuhan penyeberangan bersama dengan Gubernur Aceh. Menhub sempat masuk ke kapal penumpang KMP BRR yang baru bersandar dari Sabang dan menyapa para penumpang yang turun. Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue menjadi satu-satunya sarana angkutan laut yang melayani penumpang dan barang dari Banda Aceh ke Sabang.

Baca Juga: 23.380 Orang Mengungsi, Dapur Umum Baznas Salurkan 1.200 Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Menhub berharap, keterlibatan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran pembangunan sektor transportasi di daerah, mulai dari tahap perencanaan dan pembangunan.  Dibutuhkan dukungan pembebasan lahan, penyediaan jalan akses, serta tata ruang dan perizinan.

Selanjutnya ke tahap operasional seperti mendukung keseimbangan muatan balik kapal tol laut melalui komoditas unggulan yang ada di daerah, serta dukungan pemberian subsidi block seat untuk keberlanjutan penerbangan, dan subsidi angkutan massal perkotaan melalui skema Buy The Service (BTS).

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X