Berkat Dukungan TJSL PLN, Kelompok Tani Bawang Merah di Sulsel Raup Keuntungan Hingga Ratusan Juta

- Kamis, 8 Desember 2022 | 08:10 WIB

Baca Juga: Kurang dari 12 Jam, PLN Berhasil Pulihkan Listrik 29 Ribu Pelanggan yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru

SUARAKARYA.ID: Kelompok Tani Saromase di Sulawesi Selatan, sukses memanen puluhan ton bawang merah dan menghasilkan ratusan juta rupiah berkat dukungan TJSL  PLN. Hal ini menjadi wujud komitmen PLN untuk terus mendorong perkembangan sektor pertanian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Diawali tahun 2021, saat Kelompok Tani Saromase di Desa Lampoko menerima bantuan 2 (dua) unit traktor dari PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi. Traktor tersebut digunakan untuk membuka dan memperluas ladang pertanian di sekitaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Pada tahun 2022, program TJSL berlanjut dengan bantuan bibit bawang merah. Dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan sejak penanaman, Kelompok Tani Saromase menuai panen bawang merah dengan hasil produksi puluhan kali lipat.

Baca Juga: Lirik Lagu Lagi Syantik - Siti Badriah ... Syantik-syantik Gini Hanya Untuk Dirimu

Ketua Kelompok Tani Saromase, Saharudin dengan antusias menceritakan, kelompok setiap anggota kelompok tani pada awalnya menerima 1 karung 25 kilogram (kg) bibit bawang merah. Dari bibit tersebut, menghasilkan panen sebanyak 400 kg. Apabila dijual dengan harga pasaran Rp 18.000 per kg, hasil penjualannya mencapai Rp7,2 juta.

"Setelah dikurangi biaya operasional, keuntungan yang didapatkan kurang lebih sebesar Rp6,7 juta. Total hasil panen bawang merah yang kami peroleh sebanyak 32 ton, sehingga keuntungan yang diraup mencapai Rp536 juta,“ jelasnya.

Saharuddin dan anggota kelompok tani lainnya mengaku sangat senang dengan hasil panen bawang merah yang diperoleh begitu signifikan. Apalagi sebelum melakukan budidaya bawang merah, Kelompok Tani Saromase telah belajar dari daerah lain yang berhasil melakukan budidaya bawang merah.

Baca Juga: Lirik Lagu Bunga Pengantin - Rita Sugiarto ...Walau Aku Telah Bersumpah Atas Nama Tuhan

Kepala Desa Lampoko Budiman menjelaskan, berkat program TJSL ini warganya kini lebih produktif dan etos kerjanya meningkat dengan signifikan. Banyak lahan-lahan kosong yang sebelumnya tidak digarap dan dianggap tidak subur kini berubah menjadi lahan pertanian yang produktif.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimisme Tinggi BRI Raih Prestasi

Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:09 WIB

IHLC Gelar Bussiness Meeting Indonesia-Uzbekistan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 02:33 WIB

473,6 Miliar Dana Bagi Hasil Tembakau untuk NTB

Kamis, 2 Februari 2023 | 21:05 WIB
X