• Minggu, 5 Februari 2023

Ditjen Hubud Pastikan Operasional Bandara Normal Walau Gunung Semeru Erupsi

- Selasa, 6 Desember 2022 | 14:24 WIB
Bandara sekitar Gunung Semeru tetap beroperasi normal
Bandara sekitar Gunung Semeru tetap beroperasi normal

 

 

 

SUARAKARYA.ID: Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional penerbangan di bandara sekitar Gunung Semeru, seperti Bandara Abdulrachman Saleh, Bandara Banyuwangi dan Bandara Juanda Surabaya tetap beroperasi normal sejak erupsi Gunung Semeru, Minggu (4/12/2022).

Nur Isnin Istiartono atas nama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud)  mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dan monitoring secara intensif terkait perkembangan informasi terkini pasca erupsi Gunung Semeru, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara terdekat.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, PLN Pastikan Tak Ada Kerusakan Jaringan Kelistrikan

"Kami berkoordinasi dengan Bandara Abdulrachman Saleh, Bandara Banyuwangi dan Bandara Juanda setelah erupsi Gunung Semeru. Dari informasi yang diterima penerbangan masih berjalan normal," tuturnya di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Dalam rangka peningkatan keselamatan penerbangan terhadap adanya letusan gunung berapi serta penanganan dampak abu vulkanik terhadap operasi keselamatan penerbangan, sejak tahun 2019 Ditjen Hubud telah membangun sistem teknologi informasi berbasis web dalam penyediaan informasi aeronautika terpadu melalui  I-WISH (Integrated Webbased aeronautical Information System Handling) yang dituangkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 153 Tahun 2019.

“Dalam sistem I-WISH ini, stakeholders yang terlibat seperti AirNav Indonesia, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kantor Otoritas Bandar Udara, Badan Usaha Angkutan Udara/Airlines, Badan Usaha Bandar Udara dan Penyelenggara Bandar Udara, dapat menyampaikan semua informasi dalam hal penanganan abu vulkanik atau yang lebih dikenal dengan CDM (Collaborative Decision Making),” tutur Isnin.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Siap Gelar Kick Off Meeting WWF ke 10

Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:07 WIB

SBI Tuban Raih Penghargaan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:16 WIB

Kerja Keras BRI Tuai Kesuksesan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:16 WIB

KPLP Butuh Peningkatan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:59 WIB
X