• Selasa, 31 Januari 2023

Menperin AGK Dukung Pengembangan Industri Minyak Atsiri dari Hulu ke Hilir

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:52 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri minyak atsiri di Indonesia dari hulu ke hilir (AG Sofyan )
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri minyak atsiri di Indonesia dari hulu ke hilir (AG Sofyan )
SUARAKARYA.ID: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyatakan komitmennya
dalam mendukung pengembangan industri atsiri">minyak atsiri di Indonesia dari hulu ke hilir.
 
"Kami berkomitmen untuk mengembangkan industri atsiri dari hulu hingga hilir, termasuk melalui penumbuhan industrial-preneurship yang dibangun oleh pelaku usaha multiskala," ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (1/12/2022).
 
 
Dalam pertemuan dengan industri atsiri">minyak atsiri beberapa waktu lalu, Menperin menyampaikan pihaknya terus memacu industri hilir atsiri untuk menguasai riset inovasi teknologi produk dan proses produksi. 
 
Hal ini, kata Menperin AGK, untuk mengimbangi laju daur hidup produk atsiri yang sangat cepat. Selain itu, industri atsiri didorong untuk memperkuat aspek keberlanjutan (sustainability) dan ramah lingkungan, sehingga bisa berdaya saing global dan memenuhi kebutuhan konsumen saat ini.
 
 
Minyak atsiri atau essential oil sendiri merupakan salah satu kekayaan sumber daya agro yang dimiliki oleh Indonesia. 
 
Dari 97 jenis tanaman atsiri di seluruh dunia, 40 jenis di antaranya tumbuh di Indonesia. 
 
Saat ini, sebanyak 17 jenis atsiri">minyak atsiri yang telah dikomersialkan dan menjadi sumber pencaharian petani atsiri di seluruh Indonesia.
 
 
Beberapa jenis atsiri">minyak atsiri tersebut seperti minyak cengkih, minyak nilam, minyak serai wangi, minyak pala, hingga minyak nilam.
 
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menjelaskan, terdapat beberapa faktor penentu penumbuhan industri atsiri, terutama di sisi hilir.
 
Faktor-faktor tersebut meliputi formulasi produk akhir, jaminan pasokan dan kualitas bahan baku, serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri.
 
 
“Kemenperin telah menjalankan beberapa upaya untuk mendukung perkembangan industri atsiri, diantaranya melalui fasilitasi yang dilakukan selama periode 2017-2021, meliputi penyusunan SNI atsiri">minyak atsiri mentah sebagai bahan baku industri, SNI Bioaditif BBM Diesel sebagai dukungan pemasaran produk hilir atsiri siap pakai, pelatihan dan sertifikasi kompetensi SDM Industri Minyak Atsiri, hingga fasilitasi promosi industri atsiri">minyak atsiri dengan negara maju untuk mendukung terciptanya kemitraan saling menguntungkan," jelas Dirjen Putu.
 
Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mendukung perkembangan industri atsiri, melalui fasilitasi selama periode 2017-2021, yakni penyusunan SNI minyak atsiri mentah sebagai bahan baku industri, SNI Bioaditif BBM Diesel sebagai dukungan pemasaran produk hilir atsiri siap pakai, dan lainnya (AG Sofyan )
Saat menghadiri Konferensi Nasional Minyak Atsiri (KNMA) di Semarang, Kamis lalu, Putu memaparkan Kemenperin juga memberikan dukungan dari sisi agrobisnis. 
 
 
Selain itu, pihaknya juga tengah mengidentifikasi kebutuhan industri atsiri">minyak atsiri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, mulai dari penyulingan, ekstraksi hingga produk akhirnya. 
 
Pada kesempatan itu Ketua Umum Dewan Atsiri Indonesia (DAI), Irdika Mansur mengatakan bahwa saat ini sudah banyak produk hilir atsiri">minyak atsiri yang dihasilkan di Indonesia dan secara kemasan tidak kalah dengan kemasan produk luar negeri.
 
 
"Kami mengapresiasi dukungan Kemenperin untuk kemajuan industri atsiri">minyak atsiri. Salah satu tujuan KNMA adalah mempertemukan para pelaku usaha di bidang atsiri">minyak atsiri, dari tingkat petani sampai ke eskportir, industri, peneliti, hingga pengolahnya," jelas Irdika. ***
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stabilkan Harga Beras, Bulog NTB Gelar SPHP

Senin, 30 Januari 2023 | 12:40 WIB
X